Tower-51

Moral-politik.com. Rencana pengoperasian PLTU Bolok untuk memasok kebutuhan listrik di Kota Kupang dan sekitarnya masih terhambat, belum berdirinya tower 51 transmisi 70 kV di RT  08  Kelurahan Fatukoa menjadi kendala serius.

Manajer PLN UPK 1 UIP XI Nusra, Ari Susetijo, kepada Moral-politik.com di Kupang, Kamis (20/6), mengharapkan pengertian dari warga di Kelurahan Fatukoa, yang hingga saat ini masih belum  mengijinkan pembangunan tower 51, khususnya di sekitar RT 08.

Menurutnya, apa yang dikuatirkan oleh masyarakat perihal dampak radiasi  tegangan 70 kV,  sudah dijamin pemerintah dengan pembangunan transmisi, yang mengacu pada ketentuan Peraturan Menteri Pertambangan dan Energi No: 01.P/47/MPE/1992 tentang Ruang Bebas dan mengacu pada Standar Nasional Indonesia SNI 04-6918-2002 tentang Ruas Bebas.

“Kedua acuan peraturan itu sudah memberi batas tegas jarak antara konduktor dengan bangunan  atau tanaman.  Untuk jarak vertikal menurut Peraturan Meneteri 3,5 meter dan menurut SNI 4,5  meter. Sedangkan jarak horizontal dari konduktor ke kiri dan kanan berjarak 7 meter.  Jadi  rumah dibawah jaringan atau aktivitas dibawah jaringan 70 kV sangat aman, karena tinggi tower  27,4 meter,” jelasnya.

Sementara itu, staf Humas PLN Wilayah NTT, Paul Bolla, menyebutkan, PLTU mendesak dioperasikan untuk memenuhi kebutuhan listrik Kota Kupang dan sekitarnya. Sebab jatah/quota BBM solar  untuk mengoperasikan mesin-mesin pembangkit diesel sudah terbatas dan tidak ada penambahan lagi.

Kata dia, jika quota BBM terus menipis dan PLTU Bolok belum beroperasi, Kota Kupang terancam  padam bergilir hingga padam total. Kondisi beban listrik saat ini yang dipasok dari PLTD  Tenau, daya mampu sebesar 53 MW sudah setara dengan beban puncak pada malam hari sebesar 50  MW sampai 53 MW.

Baca Juga :  AS: Petani Tewas Diserbu Lebah Pembunuh

Selanjutnya, tambahnya, jika ada satu mesin mengalami gangguan, pasti ada wilayah yang akan padam. Sementara permintaan kebutuhan listrik terus naik. Untuk pelanggan rumah tangga, saat ini sudah terdaftar sebanyak 1500 calon pelanggan baru.  Sedangkan pelanggan besar sudah  banyak yang antri menunggu disambung.

“Pelanggan besar yang butuh disambung segera, antara lain Hotel Aston, SMA Negeri 10, SMP Negeri 18 Fatukoa, Komplek Novanto Center di Manusak , Kantor Badan Narkotika Nasional  Kupang, Gedung Cold Storage Dinas Perikanan, Kelapa Lima, Rumah  Sakit Siloam Fatululi,  Kantor Kajari Oelamasi, Politekes Kupang, Kelapa Lima,” jelasnya.*** (AVI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 39 = 42