Ketua MUI TTU, Ali Kossah-1

Moral-politik.com. Perayaan Hari Raya Is’ra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1434 H, yang dilaksanakan seluruh umat Islam pada hari ini, Jumat (6/6) memiliki makna yang penting bagi umat Islam.  Selain untuk mengingat kembali perintah Nabi Muhammad untuk melaksanakan shalat 5 waktu dengan penuh hikmah, juga memiliki makna yang mendalam bagi kerukunan antar umat beragama.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Timor Tengah Utara, Drs. Moh. Ali Kossah mengungkapkan hal tersebut ketika ditemui di kediamannya kompleks Mesjid Agung Nurul Fallah, Pasar Lama, Kefamenanu, Jumat (6/6).

Menurut Imam Mesjid Agung Nurul Fallah ini, perayaan Is’ra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1434 H ini, untuk mengingat kembali peristiwa bagaimana Nabi Muhammad menerima perintah Allah yang kemudian disampaikan kepada seluruh umat Islam untuk melaksanakan perintah Allah tersebut, yakni untuk melaksanakan shalat 5 waktu penuh dengan sungguh-sungguh.

Dijelaskan, jika seorang Muslim melaksanakan perintah tersebut yakni melaksanakan shalat 5 waktu (Subu, Duhur, Asar, Magrib, Isah;red) dengan penuh hikmat maka dengan sendirinya akan dapat menjamin terjalinnya kerukunan, baik antar umat Muslim maupun antar umat beragama.

Karena itu bertepatan dengan perayaan hari raya tersebut, Ali Kossah mengharapkan kepada seluruh umat Muslim, terutama di kabupaten Timor Tengah Utara untuk memaknai peristiwa tersebut dengan sungguh-sungguh, yakni melaksanakan shalat 5 waktu dengan penuh hikmat, dan dapat meningkatkan toleransi antar umat beragama di kabupaten ini. (amy)

 

 

Baca Juga :  Danrem 161/Wira Sakti Kupang Dimutasi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

71 + = 80