01

Moral-politik.com. Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif menyerukan agar Amerika Serikat segera mengakhiri serangan bom yang dilakukan pesawat tanpa awak Negeri Adidaya itu ke Pakistan. Hal ini diungkapkan Nawaz dalam pidato pertamanya sejak dia terpilih menjadi perdana menteri.

“Kami menghormati kedaulatan orang lain dan mereka harus menghormati kedaulatan dan kemerdekaan kita. Ini harus berakhir,” kata Nawaz dalam pidatonya di depan anggota parlemen Pakistan, seperti dilansir situs bbc.co.uk, Rabu (5/6).

Nawaz, yang digulingkan dalam sebuah kudeta pada 1999 lalu, akan dilantik sebagai perdana menteri untuk ketiga kalinya. Hal ini belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah pemangku jabatan perdana menteri di Pakistan.

Namun, Nawaz harus menghadapi berbagai tantangan, termasuk serangan dari kelompok milisi Taliban dan sistem perekonomian yang lumpuh.

Dalam pidatonya, Nawaz juga berjanji akan menangani korupsi, mengurangi pengangguran, dan krisis energi. Lelaki 63 tahun itu terpilih setelah 244 dari 342 anggota parlemen Pakistan menyetujui pengangkatannya.

Dia mengatakan kepada anggota parlemen bahwa sangat perlu membuat sebuah strategi gabungan untuk menghentikan serangan-serangan dari pesawat tanpa awak Amerika.

“Serangan pesawat tanpa awak yang seperti hujan setiap hari ini harus berhenti,” ujar Nawaz.

Dia juga mengimbau agar seluruh pihak bersatu dan menekankan bahwa meningkatkan perekonomian akan menjadi prioritas utamanya.

Sumber: merdeka.com

 

 

Baca Juga :  Bangkitnya Lindsay Lohan dari Alkohol & Narkotika

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 32 = 33