5

 

Moral-politik.com. Pilkada NTT putaran kedua menuai banyak pelanggaran, salah satunya terjadi di Kabupaten Sikka, dimana 12 Tempat Pemungutan Suara (TPS) ditangani oleh satu orang saja.

Hal itu dungkapakan oleh Sekretaris Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Gabriel Beri Bina pada Sidang Pleno Pilkada Putaran Kedua, di Kantor Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (1/6)

Dalam sidang tersebut, Beri Bina menegaskan, dari hasil investigasi tim Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Paket Thotal, berhasil mengumpulkan beberapa barang bukti. Salah satunya Formolir C1 KWK dan tanda tangan  dalam formolir tersebut sama persis.

“Kami dapat bukti dan saya yakin 12 TPS ini, satu orang saja yang urus,” ungkap Beri Bina dalam Pleno KPUD NTT.

Terkait dengan pelanggaran tersebut, Beri Bina meminta agar pleno khusus Kabupaten Sikka dibatalkan demi hokum. Namun permintaan tersebut ditolak pihak KPUD dengan alasan KPU mempunyai kewenangan yang terbatas.   (Khesmetan)

Baca Juga :  Mikhael Betty: BPK Harus Audit Proses Tender Pencetakan Naskah UN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

78 + = 83