9

Moral-politik.com. Tarik ulur persoalan pembangunan tower 51 di Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota  Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), belum tuntas. Baik PLN maupun warga sekitar lokasi tower 51 tak bergeming dan tetap mempertahankan argumentasi.

“Jika masih ada pihak yang menghambat atau menolak tugas mulia yang hendak diemban PLN, PLN mengetuk hati agar lebih mementingkan kepentingan umum. Hal ini bisa dibicarakan baik-baik,”  ujar Staf Humas PLN Wilayah NTT, Paul Bolla di Kupang, Sabtu (8/6).

Menurutnya, substansi masalah adalah PLN ditugaskan negara untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat, termasuk warga sekitar tower 51. Apalagi, rasio elektrifikasi di NTT masih sangat  rendah dibanding daerah lain di Indonesia.

Dia menambahkan, warga yang rumahnya dilewati jaringan SUTT (jaringan tegangan tinggi) tidak perlu pindah. Pihaknya membangun transmisi tersebut sesuai dengan keputusan pemerintah yang mengatur terkait ambang batas aman.

“NTT adalah provinsi terakhir di Indonesia yang akan memiliki jaringan SUTT 70 kilo volt. Sementara daerah lain telah memiliki jaringan SUTET (jaringan tegangan extra tinggi) dengan beban tegangan mencapai 225 kilo volt dan seluruh jaringan tersebut aman,” katanya

Dia menjelaskan, saat ini PLTU Bolok sudah siap untuk menyalurkan energi listrik kepada masyarakat. Apalagi, pengoperasian PLTU telah ditunggu-tunggu masyarakat sejak beberapa tahun silam.

Dia yakin, masyarakat sekitar tower 51 juga mendukung kecukupan energi listrik untuk memenuhi  kebutuhan warga Kota Kupang dan sekitarnya, sehingga tak terjadi pemadaman listrik karena  kekurangan daya.

“Kalau masih ada masyarakat yang bertahan, Kota Kupang dan wilayah sekitarnya akan kembali  pada kondisi lima tahun lalu saat dilakukan pemadaman bergilir, karena kurangnya pasokan  listrik,” tambahnya.

Untuk itu dia berharap, Walikota Kupang dapat membantu mencari solusi yang tepat sehingga  baik warga maupun PLN sama-sama tidak merasa dirugikan karena masalah tersebut.*** (AVI)

Baca Juga :  Soal Pernyataan Effendi Simbolon! Jokowi dan Hercules Punya Kelebihan Tersendiri

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 21 = 29