Teguh Dwi Warsono

 

Moral-politik.com. Dirlantas Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), Kombes Teguh Dwi Warsono menyatakan peringatan bagi para pengendara baik roda dua maupun roda empat yang biasa ugal-ugalan dan kebut-kebutan di jalan raya.

“Saat ini, aparat Satuan Lalu Lintas (Satlantas) di semua Polres se NTT, mulai menerapkan sistem pengejaran (hunting) bagi pengendara nakal dan ugal-ugalan di jalan raya,” katanya.

Bila berkendara secara tidak bertanggung jawab di jalanan dan melanggar aturan, maka tidak segan-segan yang bersangkutan akan diidentifikasi dan dikejar oleh pihak kepolisian.

“Bila pengendara itu suka ugal-ugalan di jalan raya sampai mengganggu arus lalu lintas, maka kendaraan bersangkutan langsung diidentifikasi petugas untuk kemudian dilakukan pengejaran dan diamankan,” jelasnya.

Menurut Teguh Warsono, sistem hunting diterapkan menyusul maraknya kasus kecelakaan lalu lintas karena faktor perilaku ugal-ugalan dan tidak tertib di jalan raya.

Dijelaskan, khusus untuk wilayah Kota Kupang masalah ugal-ugalan angkutan kota menjadi perhatian penting pihak kepolisian. “Banyak warga Kota Kupang yang sudah mengeluhkan kecepatan angkot di Kota Kupang. Oleh karena itu, pihak kepolisian akan melakukan penindakan bila terbukti masih ugal-ugalan di jalan raya,” ujar Teguh Warsono.

Dijelaskan, pihak kepolisian dan aparat Dinas Perhubungan akan terus membangun kerja sama mengatasi persoalan angkutan kota (angkot) yang biasa kebut-kebutan di jalan raya.

“Perlu diingat bahwa yang dilakukan polisi ini semata-mata demi ketertiban di jalan, serta keamanan dan kenyamanan semua pengendara,” pungkasnya. (Ale)

Baca Juga :  KPU NTT Terima Banyak Pengaduan Masyarakat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

8 + 1 =