12

Moral-politik.com. Saat ini daerah Kota Kupang lebih didominasi oleh para pendorong gerobak. Hal ini terjadi karena sebagian besar pemuda dan anak-anak yang urbanisasi dari beberapa kabupaten di NTT bekerja sebagai pendorong gerobak. Pemerintah Kota  Kupang diminta  mewaspadai tingkat lonjakan penduduk dan kenyamanan lalulintas.

Hal ini disampaikan Peneliti Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Prof. Dr. I Gusti Bagus Arjana, M.S saat memaparkan hasil pnelitiannyanya bersama dua orang rekannya yakni,  Mikhael Samin dan Defritus A Punuf .

Menurutnya, sebagai akademisi ia mempunyai dorongan moril untuk melakukan penelitian sehingga dapat mengetahui faktor-faktor yang menyebabkab anak-anak putus sekolah.

Dia menjelaskan, dalam penelitian tersebut mereka mengambil responden kurang lebih 100 orang anak, dan dari hasil penelitian tersebut anak-anak yang datang ke Kota Kupang hanya menyeleasaikan Studi SD dan SMP saja.

“Pendidikan mereka sebagian besar hanya sampai SD dan SMP saja,” jelasnya. (Khasmetan)

 

Baca Juga :  Kebakaran: Ruang Kerja Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Rusak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

79 + = 87