35

Moral-politik.com. Peran pemerintah dalam menurunkan angka kemiskinan, terkesan hanya sekedar wacana belaka dan tanpa ada upaya nyata untuk melindas kemiskinan dimaksud.

Betapa tidak, hingga jumlah penduduk miskin di Kabupaten Rote Ndao hampir setiap tahunnya mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hingga kini tercatat 32,81 persen penduduk di Kabupaten Rote Ndao hidup di bawah garis kemiskinan.

Hal itu diungkapkan, Kepala  Badan Pusat Statistik Kabupaten Rote Ndao, Ir. Bernhard Bissilisin kepada wartawan saat dihubungi pertelepon, akhir pecan kemarin.

Menurut dia, hal itu disebabkan karena kejadian gagal panen yang melanda kabupaten Rote Ndao akibat cuaca ekstrim yang melanda wilayah itu setiap tahunnya. Selain itu, lanjut dia, laju meningkatnya angka kemiskinan tersebut disebabkan pencemaran laut, sehingga petani rumput laut gagal panen.

Disebutkannya, sesuai  hasil registrasi penduduk tahun 2010 lalu oleh Badan Pusat Statistik, dalam tahun 2006 tercatat jumlah penduduk 100.167 jiwa, 27,83 persen miskin. Sedangkan pada tahun 2007 sebanyak 28,26 persen miskin. Sementara dalam tahun 2008, lanjut dia, tercatat 36,58 persen miskin. Thun 2009 menurun menjadi 34,0 persen. Penurunan yang sama juga terjadi pada tahun 2010 menjadi 32,81 persen.

“ Sesuai sensus penduduk tahun 2010, dari delapan kecamatan  dengan jumlah penduduk 120.861 jiwa, populasi penduduk tertinggi terjadi di kecamatan Lobalain yakni 25.458  jiwa,” terangnya. (lima)

 

 

 

 

 

Baca Juga :  Pembangunan Jalan Baun Tidak Tepat Sasaran

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

9 + 1 =