9

foto: ilustrasi orang rote

 

Moral-politik.com. Lembaga Ketahanan Masyarakat (LKM) bersama aparatur Pemerintah Desa Sotimori, Kecamatan Landu Leko, diduga mengintimidasi warga saat dilaksanakan kegiatan Pamsimas di desa tersebut.

Hal ini diungkapkan sejumlah warga di desa itu saat ditemui Moral-politik.com, Minggu (16/6).

Yusak Masada dan Ferdi Ui mewakili warga lainnya mengungkapkan, sebelum kegiatan itu dilaksanakan, LKM mengumumkan bahwa pelaksanaan kegiatan itu nantinya dilakukan secara swadaya dengan melibatkan masyarakat. Namun  kegiatan itu dilaksanakan secara sepihak oleh LKM bersama aparatur desa.

“Sebelum kegiatan dilaksanakan kami mengumpulkan uang sebesar Rp100 ribu per Kepala Keluarga dan saat itu LKM menyampaikan bahwa kegiatan itu dilakukan secara swadaya,” ungkap Yusakh.

Celakanya, lanjut Yusakh, saat program tersebut dilaksanakan, warga tak lagi dilibatkan.

“Mereka laksanakan kegiatan di luar dari apa yang disosialisasikan,”keluhnya.

Ditambahkannya, dana sebesar Rp100 ribu yang dikumpulkan itu sesuai sosialisasi digunakan untuk pembukaan rekening, sekaligus sebagai dana awal untuk masuknya program itu.

“Sesuai penjelasan Ketua LKM, Yeis Ballo, dana secepatnya dikumpulkan supaya program masuk. Tetapi setelah program masuk, masyarakat tidak dilibatkan. Ini kan aneh,”ujarnya.

Saat kegiatan dilaksanakan, lanjutnya, meski mereka tidak dilibatkan dalam pekerjaan, namun masing-masing warga dipaksa menggali lubang untuk penempatan pipa.

“Kami dipaksa untuk gali lubang. LPM katakan, kalau kami tidak gali lubang mereka akan lapor polisi dan tentara untuk tangkap kami!” keluhnya.

Senada dengan Yusakh, Ferdy Ui merasa ditipu fasilitator Pamsimas di desa tersebut.

“Kami merasa ditipu oleh para fasilitator Pamsimas Kecamatan  serta LKM Desa Sotimori, sebab  saat sosialisasi beberapa waktu lalu, mereka mengatakan bahwa pembangunan itu akan dilaksanakan oleh warga, namun kok yang terjadi lain. Kami meminta agar kembalikan dana kami yang sudah diambil untuk membuka Rekening Desa,”ungkap Fery.(lima)

Baca Juga :  Hakim Agung Supandi: Kasus eksekusi Suno Duadji bak sinetron

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here