13

 

Moral-politik.com. Hingga saat ini bangunan milik warga di Kota Ba’a, Ibu Kota Kabupaten Rote Ndao selain tidak sesuai aturan tata ruang, juga kebanyakan belum mengantongi Ijin Mendirikan Bangunan (IMB).

Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Rote Ndao, Ady Adu, ST saat dihubungi wartawan pertelepon, Jumat (31/5).

Menurut politisi asal Partai Demokrat Kabupaten Rote Ndao tersebut, sesuai informasi yang diperoleh pihaknya, hingga saat ini cukup banyak bangunan di Ba’a tak miliki IMB.

Padahal, kata dia, pengurusan IMB oleh masyarakat secara jelas telah diatur dalam peraturan daerah Kabupaten Rote Ndao Nomor 11 Tahun 2004 tentang pemberian ijin mendirikan bangunan.

“ Sesuai informasi yang kami dapatkan, banyak bangunan seperti yang ada di kompleks pertokoan Ba’a belum memiliki IMB. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah belum menerapkan aturan dan masih ada pembiaran terhadap warga yang bangun tanpa mengantongi IMB,” katanya.

Di samping itu, lanjut dia, banyak juga bangunan milik warga yang dibangun pada lokasi yang peruntukannya tidak sesuai. Hal itu disebabkan lemahnya pengawasan pemerintah terhadap Perda yang telah diterbitkan.

“Banyak bangunan yang berdiri pada bahu jalan, hal ini menyebabkan ruas jalan semakin sempit. Semestinya hal ini perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah,” katanya.

Untuk penataan kota, kata dia, Pemkab Rote Ndao melalui instansi terkait diharapkannya supaya melakukan penertiban terhadap bangunan yang berdiri pada bahu jalan tersebut.

“Karena semakin banyak bangunan yang berada pada bahu jalan, semestinya dilakukan penertiban,”t andasnya, seraya menambahkan,”penataan pembangunan sesuai tata ruang harus dilaksanakan supaya menciptakan Kota Ba’a yang baik. Kota Ba’a perlu dilakukan penataan, sebab itu merupakan pintu masuk menuju Kabupaten Rote Ndao,” tambahnya. (lima)

Baca Juga :  Polisi Ungkap Kebohongan Si Wartawati Mengaku Diperkosa

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

− 2 = 4