9

 

Moral-politik.com. Pihak PT.PLN Rote Ndao mencopot ratusan lampu Super Hemat Energi (sehen) pada sejumlah desa di Kabupaten Rote Ndao yang dipasang sejak tahun anggaran 2012 lalu.

Pencopotan itu dilakukan karena Pemerintah Kabupaten Rote Ndao di bawah kepemimpinan Bupati Rote Ndao, Drs. Leonard Haning, MM tidak memenuhi janjinya melakukan pembayaran lampu sehen yang telah disiapkan PT.PLN.

Kepala PT.PLN Rote Ndao, Ruben Mira yang berhasil dikonfirmasi wartawan mengungkapkan, Sabtu (1/6), pencopotan itu dilakukan pada 10 desa dengan total lampu sebanyak 527 unit.

Pencopotan tersebut, lanjut dia, dilakukan karena hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Rote Ndao ingkari janji dan tidak membayar lampu sehen, yang dipasang itu. Padahal, kata dia, pemasangan lampu sehen tersebut merupakan program Pemkab Rote Ndao.

“Informasi yang kami dapatkan, dana tersebut telah ditransfer ke rekening masing-masing desa namun tanpa alasan yang jelas belum dibayarkan kepada kami. Akibat tidak dilakukan pembayaran, kami alami kerugian yang cukup besar,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, sejak Kamis (30/5) pihaknya telah lakukan pencabutan lampu sehen pada tiga desa di Kabupaten Rote Ndao, yakni Desa Sanggaoen sebanyak 46 rumah, Suelain 20 rumah dan Daleholu sebanyak 86 rumah.

“Selanjutnya akan dilakukan pencabutan lampu sehen yang telah terpasang di tujuh desa yakni Desa Temas, Seubela, Meoain, Ingguinak, Mbokak, Lenupetu dan Boni,” rincinya.

Ditambahkannya, pencabutan itu dilakukan, setelah pihaknya beberapa kali lakukan pendekatan ke Bupati Rote Ndao, Drs. Leonard Haning agar membayar, namun pihaknya hanya diberi janji, dan ironisnya hingga saat ini bupati belum penuhi janjinya.

“Kami sudah berulang kali lakukan pendekatan ke bupati dan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi, bahkan kami juga sudah keluarkan surat resmi, namun tak pernah dipenuhi, bahkan kadis pertambangan beralasan bahwa dana tersebut telah ditransfer ke rekening kepala desa, sehingga meminta kami berurusan dengan kepala desa,” katanya.

Baca Juga :  Polda NTT Temukan Satu Paket Shabu-Shabu

Sementara itu, salah seorang warga Desa Daleholu yang menghubungi wartawan, Sabtu (1/6) kemarin mengungkapkan, pihak PT.PLN mencopot 86 unit lampu sehen yang terpasang di desa tersebut.

“Lampu-lampu ini baru dipasang bulan Nopember 2012 lalu, namun sekarang PT.PLN langsung lakukan pencabutan. Kami merasa ditipu oleh Pemerintah Kabupaten Rote Ndao,” tandas warga tersebut. (lima)

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

58 + = 64