DANY PANDIE (2)

Moral-politik.com. Para operator mesin penggilingan padi berjalan di Kabupaten Rote Ndao mengaku sulit mengoperasikan mesin penggilingannya akibat kesulitan mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar pasca pemerintah pusat menaikan harga BBM.

Hal ini disampaikan salah seorang operator mesin penggilingan padi berjalan di pangkalan penggilingan dibilangan Alokama, Kelurahan Mokdale, Kecamatan Lobalain, Dany Pandie kepada wartawan, Minggu (23/6).

Selain alami kesulitan, lanjut Dany, harga jual yang didapatkan pihaknya berkisar Rp10 ribu hingga Rp12 ribu per liter. Menurut Dany, hal itu menyulitkan pihaknya untuk membiayai operasional mesin.

“Kami susah untuk mendapatkan solar. Selain susah harganya juga cukup mahal yakni berkisar Rp10 ribu hingga Rp12 ribu,” kata Dany.

Selain sulit peroleh solar dan harga mencekik, volume solar yang didapatkan pihaknya tidak memenuhi standar satu liter.

“Volumenya tidak jelas dan tidak sesuai standar yang jelas. Bagi kami, harga tidak jadi soal yang terpenting kami bisa dapatkan secepatnya disamping itu volumenya  harus benar-benar satu liter. Yang terjadi selama ini volumen BBM yang dijual sepertinya dikurangi, terutama yang beli dalam jumlah besar dengan jerigen pemotongannya pasti banyak,”ungkap Dany.

Akibat kesulitan mendapatkan BBM, lanjut Dany, selain menyebabkan mesin tidak beroperasi normal, juga menyebabkan biaya sewa giling padi dinaikan pihaknya.

“Kami ini kan mengooperasikan mol berjalan, untuk mencari konsumen kami harus jalan dan mengeluarkan BBM. Ini menyebabkan sewa giling naik,”katanya.

Untuk menekan kenaikan harga sewa giling kata Dany, Pemkab Rote Ndao melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Rote Ndao diharapkannya supaya intens melakukan pengawasan terhadap penyaluran BBM.

“Kalau BBM lancar dan harga terjangkau maka harga sewa gilingpun pasti tidak mahal, itu tentu cukup membantu petani. Tetapi yang terjadi selama ini sepertinya Pemerintah tidak proaktif untuk melakukan pengawasan terhadap pendistribusian BBM di Kabupaten Rote Ndao,” katanya.(lima)

Baca Juga :  Warga Oesao kecewa, jalan lingkar alternatif rusak parah

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 14 = 18