57

foto: ilustrasi

 

Moral-politik.com. Warga di Desa Oemalain, Kecamatan Rote Tengah mengaku resah dengan aktivitas penambangan pasir dan batu secara liar oleh salah seorang pengusaha di desa tersebut.

Hal ini diungkapkan Niko Amalo, salah seorang warga asal desa tersebut saat ditemui wartawan di kediamannya, Rabu (4/6).

Menurutnya, aktivitas penambangan di lokasi tersebut dari hari kehari kian meresahkan warga terutama polusi yang diakibatkan aktivitas penambangan yang diduga dilakukan oleh salah seorang pejabat di lingkup Pemkab Rote Ndao.

Di lokasi penambangan itu, ungkapnya, telah membentuk kawah berukuran sangat besar dengan kedalaman diperkirakan mencapai 30 meter. Disayangkannya, meski aktivitas penambangan tersebut kian meresahkan warga, namun instansi teknis dalam hal ini Dinas Pertambangan dan energy Kabupaten Rote Ndao tak lakukan penertiban.

“Luasnya diperkirakan satu hektaare dengan kedalaman 30 meter. Sampai saat ini dari Dinas tidak pernah turun,” ujarnya.

Dikatakannya, pihaknya mengijinkan melakukan aktivitas penambangan di lokasi tersebut karena Pemkab Rote Ndao menjanjikan akan dibangun infrastruktur jalan menuju lokasi itu.

Senada dengan dia, dikatakan salah seorang warga Desa Ndudale, Kecamatan Lobalain, Anis Dore, keluhkan aktivitas penambangan liar yang terjadi di desa tersebut.

Anis menceritakan, penambangan yang dilakukan di seputaran Kantor Desa Ndudale saat ini tidak jelas milik siapa, tetapi lahannya sudah sangat dalam dan luas, bahkan alat berat yang dipergunakan untuk mengeruk batu di lokasi tambang justru merusak jalan Desa Ndudale.

“Hal ini mengakibatka kami selaku warga desa makin resah jika ini dibiarkan maka infrastruktur yang berada di desa akan rusak,” kata Anis.

Pantauan wartawan di lokasi itu, Rabu (4/6) penambangan batu yang dilakukan di sekitar Kantor Desa Ndudale menyebabkan terjadinya kerusakan infrastruktur jalan menuju desa itu. (lima)

Baca Juga :  Kejari Kupang limpahkan Kasus SMKN 3 Kupang

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

74 + = 75