JALAN FENGGOLEN -NUSAKDALE 1

 

Moral-politik.com. Ketidakseriusan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melaksanakan pembangunan yang merata dan berkeadilan menyebabkan sejumlah desa di Kabupaten Rote Ndao masih terisolir.

Empat desa di Kecamatan Pantai Baru tersebut yakni Desa Lenupetu, Batulilok, Bokay dan Nusakdale misalnya, hingga saat ini masih terisolir sebab ruas jalan yang menghubungkan keempat desa itu alami kerusakan cukup serius.

Arus transportasi yang menghubungkan empat desa yang dipisahkan dengan kali Fenggolen di Dusun Fenggolen, Desa Batulilok itu, lumpuh akibat belum dibangunnya jembatan di kali tersebut.

Pantaun Moral-politik.com di lokasi kali Fenggolen,  yang menghubungkan Desa Lenupetu, Batulilok, Bokay dan Nusakdale, Selasa (18/6) siang, ruas jalan yang menghubungkan empat desa itu terputus dengan panjang diperkirakan 300 meter.

Akibat kerusakan itu menyebabkan kendaran yang melintas di lokasi tersebut, seperti dari Desa Sonimanu menuju ke Desa Nusakdale, saat tiba di lokasi itu terpaksa menurunkan penumpang yang diangkutnya di Desa Batulilok, sebab sangat berisiko bila melewati kali tersebut.

Salah seorang warga Nusakdale, Aris Malelak yang berhasil dikonfirmasi di lokasi itu, Selasa (18/6) siang mengeluhkan ruas jalan yang alami kerusakan tersebut. Padahal, kata dia, arus transportasi menuju empat desa itu tidak akan terputus bila di kali tersebut dibangun sebuah jembatan.

“Kalau jalan pakai kendaraan lewat di kali ini cukup berisiko dan bisa menimbulkan kecelakaan,” katanya.

Kondisi tersebut, lanjut dia, sangat parah saat musim penghujan berlangsung, sebab kendaraan tidak bisa melewati kali tersebut.

“Kalau musim hujan, jalan kaki saja tidak bisa.  Sehingga empat desa yang ada di sebelah kali terisolir. Kalau di sini dibangun jembatan, wilayah ini tidak lagi terisolir,” terangnya.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui Dinas Pekerjaan Umum bisa memperhatikan pembangunan jalan menuju desa-desa itu.

Baca Juga :  Kebakaran: Ruang Kerja Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Rusak

“Kami hanya berharap, kalau bisa pemerintah bangun jembatan di kali ini sehingga kami tidak terisolir lagi,” harapnya. (lima)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

− 2 = 4