12

foto: ilustrasi

 

Moral politik.com. Tembok penahan gelombang di Pelabuhan Papela, tepatnya di Kelurahan Londalusi, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao rusak berat.

Hal ini diungkapkan sejumlah warga di lokasi tersebut, saat dihubungi Moral-politik.com pertelepon, akhir pekan kemarin.

Haji Ahmad Umar, warga RT.04, Kelurahan Londalusi, Kecamatan Rote Timur,  mengungkapkan, tembok penahan sepanjang kurang lebih 100 meter terbelah dalam tiga bagian.

Dia mengatakan, tembok pengaman yang dibangun Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur  tahun anggaran 2008 lalu itu alami kerusakan sejak tiga tahun silam.

Dikatakannya, kerusakan yang terjadi pada tembok pengaman tersebut menyebabkan terjadi abrasi pantai di sekitar lokasi itu. Hal itu, kata dia, menyebabkan saat terjadi air pasang, air laut naik hingga ke pemukiman warga yang letaknya tak jauh dari lokasi tersebut.

Bahkan kata dia, saat air pasang, air laut masuk hingga ke dalam rumah warga di lokasi itu. Selain menggenangi pemukiman warga, lanjut dia, air laut juga masuk hingga ke dalam masjid yang letaknya berada di tengah pemukiman warga.

“ Air masuk dalam rumah dan juga masuk ke dalam masjid,” ujarnya.

Kejadian itu, lanjut dia, cukup mengganggu aktivitas warga yang ada di lokasi tersebut.

“Dia naik ke darat sampai 100 meter,” katanya.

Terhadap persoalan itu, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao diharapkannya segera memperbaiki tembok pengaman tersebut. Sebab dikuatirkannya, bila hal itu dibiarkan, hantaman gelombang laut yang terus-menerus menghantam pemukiman warga dapat merusak pemukiman yang ada di lokasi tersebut.

“Kami sangat mengharapkan kalau bisa pemerintah memperbaiki tembok penahan ini secepatnya,” harapnya.(lima)

Baca Juga :  Dwin Palunkun: KPK 'clear' kan Kasus Bansos NTT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here