33

foto: ilustrasi

 

Moral-politik.com. Para Kepala Desa di Kabupaten Rote Ndao diminta bertanggungjawab terhadap pelunasan pembayaran lampu super hemat energy (sehen) yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao Tahun Anggaran 2012 lalu.

Hal ini disampaikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Rote Ndao, Ady Haning saat dihubungi Moral-politik.com pertelepon, Senin (3/6) kemarin.

Ady mengatakan hal itu kaitannya dengan pencopotan lampu sehen di rumah warga pada sejumlah desa di Kabupaten Rote Ndao akibat belum dilakukan pembayaran lampu sehen yang terpasang.

Menurut dia, sesuai mekanisme penganggaran, dana yang digunakan untuk pembiayaan program tersebut merupakan dana bantuan keuangan desa tahun anggaran 2012 lalu.

“Kalau pencopotan lampu itu dilakukan karena belum dilakukan pembayaran ke PT.PLN maka kepala desa yang harus bertanggungjawab. Sebab dana itu sesuai keterangan pemerintah, telah ditransfer ke rekening masing-masing desa,” tandasnya.

Sebelumnya, pihak PT.PLN Rote Ndao mencopot ratusan lampu sehen pada sejumlah desa di Kabupaten Rote Ndao, yang dipasang sejak tahun anggaran 2012 lalu.

Pencopotan itu dilakukan karena Pemerintah Kabupaten Rote Ndao di bawah kepemimpinan bupati  Drs.Leonard Haning, MM tidak memenuhi janjinya melakukan pembayaran lampu sehen yang telah disiapkan PT.PLN.

Kepala PT.PLN Rote Ndao, Ruben Mira yang berhasil dikonfirmasi wartawan mengungkapkan, pencopotan itu dilakukan pada 10 desa dengan total lampu sebanyak 527 unit.

Pencopotan tersebut, lanjut dia, dilakukan karena hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Rote Ndao ingkar janji dan atau tidak membayar lampu sehen yang dipasang itu. Pada hal, kata dia, pemasangan lampu sehen tersebut merupakan program Pemkab Rote Ndao.

“Informasi yang kami dapatkan, dana tersebut telah ditransfer ke rekening masing-masing desa, namun tanpa alasan yang jelas belum dibayarkan kepada kami. Akibat tidak dilakukan pembayaran, kami alami kerugian yang cukup besar,” ungkapnya.

Baca Juga :  Mantan Kepala TVRI NTT huni hotel prodeo 2 tahun

Lebih lanjut dia menjelaskan, sejak Kamis (30/5) pihaknya telah lakukan pencabutan lampu sehen pada tiga desa di Kabpaten Rote Ndao yakni Desa Sanggaoen sebanyak 46 rumah, Suelain 20 rumah dan Daleholu sebanyak 86 rumah.

“Selanjutnya akan dilakukan pencabutan lampu sehen yang telah terpasang di tujuh desa, yakni Desa Temas, Seubela, Meoain, Ingguinak, Mbokak, Lenupetu dan Boni,” rincinya.

Ditambahkannya, pencabutan itu dilakukan setelah pihaknya beberapa kali lakukan pendekatan ke Bupati Rote Ndao, Drs.Leonard Haning agar membayar, namun pihaknya hanya berjanji, dan ironisnya hingga saat ini belum dipenuhi. (lima)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here