Yohanes Naihati

Moral-politik.com. Sejumlah aktivis Mahasiswa di Kabupaten Timor Tengah Utara menilai kepimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhono (SBY)-Budiono gagal total, hanya membuat rakyat Indonesia semakin miskin dan utang negara makin bertambah.

Wakil Presidium Bidang Gerakan Masyarakat PMKRI Cabang Kefamenanu, Yohanes Naihati mengatakan, Selasa (18/6) kepada Moral-politik.com.

Menurut Naihati, dari diskusi para aktivis Mahasiswa di TTU menilai kepemimpinan SBY-Budiono gagal. Alasan mereka, rakyat semakin miskin, utang negara makin bertambah.

Akibatnya, kata Naihati, kebijakan yang dibuat justru semakin merugikan rakyat dengan menaikan harga BBM ini. “Ya, kebijakan ini hanya untuk menyelamatkan utang negara. Padahal utang negara bisa dibayar melalui pos yang selama ini dikorupsi oleh para koruptor di negeri ini,” ungkapnya.

Menurut dia, negeri ini cukup subur dan dijadikan sebagai ladang korupsi oleh patra elite. “Inilah salah satu bentuk kegagalan pemerintah SBY-Budiona,” ungkapnya.

Sebelumnya dia juga mengatakan, kebijakan kenaikan BBM  yang dibuat pemerintah hanya dapat menyengsarakan rakyat kecil sebagai pengguna BBM. Sementara bantuan yang diberikan kepada rakyat dalam rangka kenaikan harga BBM ini hanya sebuah hiburan bagi rakyat Indonesia.

“Presiden SBY dan wakil Presiden sangat menyengsarakan rakyat dengan kebijakan tersebut. Kebijakan ini hanya untuk mengutungkan para elite politik, para pengusaha dan pemilik modal, termasuk pemilik modal asing,” ungkapnya. (amy)

Baca Juga :  Caranya Warga Malaysia gabung dengan ISIS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

− 4 = 2