12

 

Moral-politik.com. Kepala Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II, Charisal A. Manu, mengatakan, untuk penanganan Sungai Benanain di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT) secara konprehensip, dari hulu sampai hilir dibutuhkan dana sebesar Rp10,4 triliun.

“Kegiatannya direncanakan dalam jangka waktu kurang lebih 30 tahun dengan tiga tahap pelaksanaan, dimana untuk kegiatan masing-masing tahap diperkirakan selama 10 tahun dengan besarnya biaya tahap pertama Rp4.7 triliun, tahap kedua Rp3,1 triliun, dan tahap ketiga Rp2,5  triliun,” jelasnya, di Kupang, Minggu (30/6).

Menurutnya, pada Tahun Anggaran 2013, Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kegiatan Sungai dan Pantai I, akan memprogramkan pelaksanaan perbaikan Sungai Benanain dengan dana yang bersumber dari APBN sebesar Rp15 miliar.

Realitasnya, kata dia, di Sungai Benanain setiap tahun terjadi luapan banjir yang menggenangi pemukiman penduduk, lahan pertanian/perkebunan dan merusak infrastruktur irigasi dan infrastruktur umum lainnya.

Dengan demikian, untuk penanganan darurat setiap tahun, sangat diperlukan pengadaan beberapa peralatan berat dan material tanggap darurat. Perkiraan total biaya pengadaan tersebut sebesar Rp9,1 miliar.***(AVI)

Baca Juga :  Sumiati: Mengapa Pak Jokowi Tak Bongkar Mal-mal Juga?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

86 − 76 =