naz

 

Moral-politik.com. Sidang Panitia Khusus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang ricuh. Pasalnya, sebagian masyarakat pemilik lahan dalam jumlah besar mendatangi aula DPRD Kota Kupang, tempat dilangsungkannya sidang Pansus dan ingin membatalkan sidang tersebut, dengan alasan sebagai pemilik lahan mereka tidak ikut dihadirkan untuk memberi penjelasan.

Para warga ini melakukan interupsi, namun ditolak pimpinan sidang. Hal ini membuat kemarahan para warga memuncak, dan pertengkaran antara warga dan Pansus pun tak bisa dielakkan lagi.

Pertengkaran sengit yang berlangsung sekitar 30 menit itu, akhirnya bisa redah setelah aparat kepolisian dan satuan polisi pamong praja Kota Kupang datang mengamankan sikap massa tersebut.

Usai itu, warga tersebut memilih untuk meninggalkan Kantor DPRD Kota Kupang. (Khasmetan)

 

 

Baca Juga :  DPK Kabupaten Kupang meningkat jadi 2056

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

− 5 = 3