DSC00252

Moral-politik.com. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka memetakan 21 desa di tujuh kecamatan berpotensi  diserang bencana tsunami jika daerah tersebut kembali dilanda bencana seperti tahun 1992 silam.

Demikian penjelasan Kepala Bidang Pencegahan dan Siap Siaga BPBD Kabupaten Sikka, Efa Frodititus   kepada wartawan di Kupang, Jumat (07/06)

Efa  mengatakan, 21 desa yang paling terkena bencana tsunami terdapat di 7 kecamatan yakni Alok, Alok Barat, Alok Timur, Kangae, Kewapante, Mage Panda karena  terletak di pinggir pantai sehingga sangat berpotensi besar terkena bencana apabila terjadi tsunami.

Ia menambahkan, untuk mengantisipasi banyaknya korban ketika ada bencana serupa, saat ini sudah dipasang satu alat pendeteksi tsunami di. Alat itu berfungsi mendeteksi tsunami secara dini sehingga warga bisa melakukan tindakan penyelamatan diri sebelum tsunami datang. Alat pendeteksi itu merupakan bantuan dari BPB Pusat yang bernilai di atas Rp 1 Milyar lebih.

“BPBD juga telah melakukan sosialisasi tentang alat tersebut kepada masyarakat, sehingga jika alat yang dilengkapi oleh sirene berbunyi keras di atas 30 menit maka warga harus bersiap-siap menyelamatkan diri melalui jalur-jalur yang telah ditata untuk warga meloloskan diri. (ale)

Baca Juga :  Para Caleg di TTU Mulai Turun Desa Cari Dukungan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

6 + 1 =