9

 

Moral-politik.com. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengumumkan 10 sekolah menengah pertama yang berhasil meraih rata-rata nilai ujian nasional (UN) murni tertinggi pada tahun ajaran 2012-2013.

“Seperti biasa, tiap tahunnya ada 10 sekolah yang mendapatkan rata-rata nilai UN murni tertinggi, dan lima di antaranya dari DKI Jakarta,” kata M Nuh pada jumpa pers di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta, Jumat (31/5).

Sekolah menengah pertama (SMP) yang berhasil mencapai nilai rata-rata UN murni tertinggi pertama ada di Kota Magelang, Provinsi Jawa Tengah, yaitu SMP Negeri 1 Magelang dengan jumlah siswa 162 dan nilai rata-rata UN murni mencapai 9,14.

Sementara itu, pada urutan kedua dan ketiga dalam daftar SMP dengan nilai rata-rata UN tertinggi adalah SMP di DKI Jakarta, yakni SMP Negeri 115 Jakarta Selatan dengan nilai 9,11 dan SMP LabSchool Kebayoran Jakarta Selatan dengan nilai 9,08.

Selanjutnya, pada urutan keempat, SMPN 1 Lamongan, Jawa Timur dengan nilai 9,06. Kelima, SMPN 1 Tanjungbumi, Jawa Timur, dengan nilai 9,05.

Keenam, SMPN 1 Denpasar, Bali, dengan nilai 9,05. Ketujuh, SMP Kanisius Jakarta Pusat 9,03. Kedelapan, SMP Kristen 2 Penabur 9,01. Pada urutan kesembilan, SMPN 49 Jakarta Timur 8,98, dan yang terakhir SMPN 1 Surabaya dengan nilai 8,97.

Selanjutnya, Nuh mengatakan bahwa ada beberapa sekolah yang meraih nilai rata-rata UN murni lebih tinggi dari nilai rata-rata sekolah.

“Kami beri penghargaan tinggi kepada sekolah-sekolah yang rata-rata nilai UN murninya lebih tinggi dari rata-rata nilai sekolah,” katanya.

Dia menyebutkan beberapa sekolah yang dimaksud, antara lain SMP Kasih Karunia yang meraih nilai rata-rata murni UN sebesar 8,6 dan nilai rata-rata sekolah 7,8. Kemudian, SMP Nurul Urum, Sampang yang meraih nilai rata-rata murni UN sebesar 8,76 dan nilai rata-rata sekolah 7,09.

Baca Juga :  Else Dima merespons rencana rehab Patung Komodo & Monumen Strat A

Mendikbud mengatakan bahwa rata-rata nilai sekolah dari seluruh SMP di Indonesia adalah 8,2. Sementara itu, nilai rata-rata UN murni SMP sederajat tahun ini adalah 6,1, yakni turun sebanyak 1,37 poin dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 7,47.

Menurut dia, nilai rata-rata UN murni SMP sederajat yang turun itu disebabkan komposisi soal UN yang sulit meningkat sebesar 10 persen pada UN tahun ini dibanding soal UN SMP pada tahun ajaran 2011-2012.

Pada kesempatan itu, Mendikbud juga memaparkan jumlah peserta UN SMP sederajat tahun ajaran 2012-2013 adalah 3.667.241 siswa, dan peserta UN yang dinyatakan lulus berjumlah 3.650.625 siswa, sedangkan yang tidak lulus berjumlah 16.616 siswa.

Dia mengatakan berdasarkan analisis dari Kemdikbud penyebab utama ketidaklulusan para siswa SMP adalah rata-rata nilai akhir UN yang tidak mencapai 5,5 sesuai dengan persyaratan kelulusan.

“Jadi, ada 16.593 siswa yang tidak lulus karena nilai rata-ratanya di bawah 5,5. Kemudian, 23 siswa lainnya ada yang nilai rata-ratanya mencapai 5,5, tetapi ada mata pelajaran yang nilainya di bawah empat,” ungkapnya.

 

Sumber: beritasatu.com

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

81 + = 84