angkot

 

Moral-politik.com. Para sopir angkutan umum di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menaikan tarif angkutan meski pun belum ada ketetapan resmi pemerintah daerah setempat, pasca pengumuman pemerintah tentang kenaikan harga BBM.

Beberapa sopir angkutan kota yang ditemui, Sabtu (22/6) mengatakan, mereka terpaksa menaikan sendiri tarif angkutan karena sudah sangat mendesak. Tarif  angkutan yang dipatok para sopir yakni Rp 3000 untuk penumpang umum dari tarif sebelumnya Rp 2000, sedangkan pelajar/mahasiswa Rp 2000 dari tarif sebelumnya Rp 1000.

“Kami terpaksa menaikan sendiri tarif angkutan karena belum ada keputusan gubernur.Kalau tunggu keputusan, hari ini tidak operasi,” kata Fredy, sopir angkutan kota 27, Kuanino – Bundaran PU.

Hal senada juga disampaikan Pascal, sopir angkutan kota 06, Kupang – Oebufu – Bundaran PU. Menurut Pascal, tarif yang dipatok para sopir pasti tidak akan jauh berbeda dengan tarif  yang ditetapkan pemerintah dengan keputusan gubernur.

Memang, tambahnya, ada penumpang yang sempat berkeberatan dengan tarif tersebut. Namun setelah diberi alasan sehubungan dengan kenaikan harga BBM, para penumpang bisa memakluminya.

“Tarif  ini mungkin hanya untuk satu atau dua hari ke depan. Nanti jika ada keputusan resmi pemerintah, kami akan menyesuaikan, sehingga tidak memimbulkan persoalan dengan masyarakat pengguna angkutan umum,” katanya beralsan.

Kepala Dinas Perhubungan NTT, Bruno Kupok yang dikonfirmasi terkait belum adanya keputusan gubernur setempat tentang tarif  angkutan umum, mengatakan, pihaknya baru menyusun draft keputusan dan segera ditandatangani Gubernur Frans Lebu Raya.

“Keterlambatan ini bukan karena disengaja, tetapi karena semata-mata menunggu keputusan resmi pemerintah tentang kenaikan harga BBM, sehingga penetapan tarif angkutan penumpang bisa disesuaikan,” jelasnya.

Dia menuturkan, tarif angkutan umum baik angkutan kota maupun angkutan kota dalam provinsi nantinya akan berubah tidak lebih dari 100 persen, karena harus disesuaikan dengan tarif batas atas dan tarif batas bawah.

Baca Juga :  Rote : Kapal Pengangkut BBM Tenggelam di Pukuafu

Untuk angkutan kota, katanya, pelajar/mahasiswa Rp 1500 dari tarif sebelumnya Rp 1000 dan penumpang umum dari Rp 2000 menjadi Rp 3000. Kenaikan tarif tersebut sudah disesuaikan berdasarkan instruksi Menteri Perhubungan.

“Kami juga sudah mengeluarkan imbauan kepada sopir atau pemilik angkutan tidak boleh menaikan tarif angkutan sesuai selera mereka, tetapi harus menunggu keputusan gubernur. JIka tidak diindahkan, kami akan bertindak tegas,” paparnya.***(AVI)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

13 − = 3