31

Moral-politik.com. Pengembangan sumber air hanya dapat dilakukan melalui bangunan irigasi karena sumur bor tidak akan menjawab kebutuhan masyarakat di Kota Kupang. Sesuai dengan kajian maka daerah yang berpotensi air baku adalah Kolhua, namun harus dilakukan pengkajian yang maksimal agar masyarakat tidak dirugikan.

“Sumur bor belum bisa mencukupi kebutuhan air di Kota Kupang, ” ungkap Piet Djami Rebo.

Dikatakan, tanggung jawab pemerintah ialah menyediakan air yang memadai untuk kebutuhan masyarakat, tetapi tidak hanya dilakukan dengan membangun irigasi dan mengorbankan rakyat. Secara teknis masyarakat membutuhkan air, namun jika kajian sosial diabaikan maka akan berdampak pada keresahan masyarakat yang berkepanjangan.

Djami Rebo menyarankan, jika lahan masyarakat diambil  untuk membangun Bendungan Kolhua maka tanggung jawab pemerintah ialah penghasilan masyarakat tidak berkurang atau kehilangan lahan pekerjaan. Karena itu, kajian sosial diutamakan untuk mengatasi masalah yang tidak menyebabkan orang lain merasa susah.

Ia menilai, bukan masyarakat menolak rencana pembangunan Bendungan Kolhua, tetapi masih ada keraguan jika lahan milik mereka diambil, maka mereka masuk dalam kelompok yang tidak memiliki lahan usaha.(Khasmetan)

 

Baca Juga :  Kota Kupang : Ibu 51 tahun jatuh kedalam sumur 18 meter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here