1

 

Moral-politik.com. Dari hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Nusa Tenggara Timur (NTT) tahun 2012 lalu, pemerintah Kota Kupang diniai merugikan negara senilai, Rp. 215.254.200,00 (Dua ratus Lima Belas Juta dua Ratus lima Puluh empat ribu Dua Ratus rupiah).

Nilai kerugian tersebut didapat dari proyek penggandaan buku yang tidak sesuai dengan kontrak minimal sebesar Rp.345.618.000,00. Dari kerugian tersebut juga terdapat nilai denda yang belum dibayar sebesar Rp. 17.280.900,00.

Hal ini disampaikan Kepala BPK Perwakilan NTT, Bernadus Dwita Pradana, SE dalam acara penyerahan LHP kepada Walikota Kupang Jonas Salean, dan Ketua DPRD Kota Kupang Telend Mark Daud, bertempat di Kantor BPK.

Ia menjelaskan,  opini yang diberikan kepada Pemkot Kupang terkait dengan laporan keuangan yang disampaikan adalah wajar dengan pengecualian (WDP).

“Tahun ini Kota Kupang kembali mendapat penilaian WDP,” ungkapnya.

Pradana mengharapkan, kerja keras dari Pemkot Kupang sehingga mendapat predikat lebih memuaskan dari saat ini.

Baca Juga :  Fans Kesal, Mobil Ferrari Balotelli Dililit Tisu Toilet

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

− 2 = 4