logo MP yg bulat

Moral-politik.com. Demas Mautuka, Koordinator Aksi Pemuda Pancasila Alor, minta kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk segera menahan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembebasan lahan untuk pembangunan rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kabupaten Alor senilai Rp 5,7 miliar.

Demas kepada Moral-politik.com di Kupang, Kamis (20/6) mengatakan,  akan menggelar unjuk rasa  di Kantor  Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang untuk menuntut Hakim Pengadilan Tipikor Kupang segera melakukan penahanan terhadap tiga orang tersangka dalam kasus pengadaan tanah untuk pembangunan perumahan MBR di Kabupaten Alor, senilai Rp 5,7 miliar .

“Kami akan gelar unjuk rasa  di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang  untuk menuntut dan meminta penahanan para tersangka kepada majelis hakim di Pengadilan Tipikor Kupang,” kata Demas.

Menurut Demas, para tersangka yang tidak ditahan  itu diantaranya  Oktovianus Lasiko (Plt Sekda Alor), Urbanus Bella (Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Alor), dan Adhe Dharma Massa (Kabag Kesra Setda Alor). Dengan tidak ditahannya tiga tersangka itu, mereka kecewa dengan sikap Kejari Alor yang memberlakukan ketiga tersangka secara spesial tanpa penahanan.

Perlu diketahui, tiga tersangka kasus pembebasan lahan untuk pembangunan perumahan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kabupaten Alor senilai Rp 5,7 miliar yakni Oktovianus Lasiko (Plt Sekda Alor), Urbanus Bella (Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Alor), dan Adhe Dharma Massa (Kabag Kesra Setda Alor), tidak ditahan meskipun kasus ini sudah dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor untuk disidangkan.

Panitera Muda Pengadilan Tipikor Kupang, Andereas Benu membenarkan kalau berkas tersangka kasus dugaan korupsi dana pembebasan lahan untuk pembangunan perumahan MBR di Alor telah dilimpah ke Pengadilan Tipikor Kupang sejak Senin (17/6).

Baca Juga :  Pengemudi Perempuan Tewas Tanpa Busana

“Sekarang sudah ditetapkan majelis hakim. Sidang perdana kasus tersebut akan digelar pada Senin (24/6),” kata Benu. (richo)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here