feliciano

Moral-poltik.com. Pemerintah  Timor Leste telah membuka tiga pintu keluar untuk mengekspor ternak melalui wilayah perbatasan dengan Indonesia, setelah mendapat persetujuan pemerintah pusat di Jakarta.

Konsul Timor Leste di Kupang, Feliciano da Costa kepada Moral-politik.com di Kupang, Minggu (9/6) mengatakan,  tiga pintu keluar yang sudah diijinkan Pemerintah Indonesia  adalah Wini, Atapupu dan Betun.

Menurutnya, selama ini masyarakat Timor Leste, terutama yang bermukim di wilayah perbatasan sangat sulit mendapatkan akses untuk menjual ternaknya ke luar, lantaran harus melewati wilayah Indonesia.

“Setelah mendapatkan ijin dari Jakarta, lalulintas ternak dari Timor Leste ke luar wilayah sudah sangat mudah dan dapat membuka akses untuk mengekspor ternak ke Indonesia,  khususnya ternak kambing,” katanya.

Dia menjelaskan, dalam kunjungannya ke Kupang awal pekan lalu, Menteri Muda Peternakan Timor Leste, Valentino Varela telah menyampaikan kepada Gubernur  NTT, Frans Lebu Raya tentang  ijin tersebut, untuk memberikan kesempatan bagi Timor Leste mengekspor ternak melalui tiga pintu di wilayah perbatasan.

Kata dia, penyampaian ini sangat penting, sebab selain sebagai unsur pimpinan di daerah, Gubernur NTT perlu tahu tentang kebijakan pemerintah pusat tersebut.

“Alangkah sangat  tidak bijaksananya kami, kalau hal itu tidak diberitahukan kepada  Pemerintah NTT sebagai tetangga terdekat,” ujarnya.

Tentang kerjasama di bidang peternakan, menurutnya, Timor Leste siap mengekspor kambing ke Indonesia guna memenuhi kebutuhan daging, terutama pada hari raya keagamaan, khusunya Idul Fitri dan Idul Adha.

Dia menuturkan, populasi kambing di Timor Leste yang saat ini mencapai 3 juta ekor sangat dimungkinkan diekspor ke Indonesia, untuk memenuhi kebutuhan daging yang selama ini lebih banyak diimpor dari Australia.

“Peluang untuk mengekspor ternak ke Indonesia belum sepenuhnya dibuka oleh pemerintah kedua negara, sehingga masih perlu pembicaraan lebih lanjut,” pungkasnya.*** (AVI)

Baca Juga :  Baru Paruh Tahun, KPA Kota Kupang Temukan 35 Kasus HIV/AIDS

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here