32

Moral-politik.com. Kepala SMP Katolik St. Xaverius Putri Kefamenanu, Sr. Antonia Mamoh, SSps menilai, motivasi belajar anak-anak TTU sekarang ini cukup memprihatinkan.

“Anak-anak TTU sekarang ini motivasi belajarnya cukup memprihatinkan. Dia (anak-anak;red) terlalu amat santai walaupun menghadapi ujian. Dia rasa sepertinya bukan menghadapi ujian, tidak pernah belajar,” tegasnya, di ruang kerjanya, ketika diminta tanggapannya terhadap 70 anak SMP di TTU yang tidak lulus UN  pada tahun ini.

Dia menjelaskan, rendanya motivasi belajar anak  ini salah satu penyebabnya adalah rendahnya orientasi hidup di masa mendatang oleh masing-masing anak.

“Ada yang menganggap bahwa tanpa pendidikan bisa hidup sehingga bagi dia belajar itu kurang penting,” ungkapnya.

Menurut Suster Antonia, memang tanpa pendidikan itu semua orang bisa hidup. Namun yang paling penting di sini, kata Suster Antonia, yang dibutuhkan adalah hidup bermartabat.

“Dengan pendidikan yang jelas maka kehidupan seseorang akan jauh lebih bermartabat. Nah, ini yang sangat diharapkan,” terangnya.

Untuk mengatasi masalah ini, kata Suster Antonia,  sangat dibutuhkan peran dari berbagai pihak, terutama pihak orangtua.

“Orangtua harus selalu memotivasi anak akan pentingnya pendidikan, sehingga anak  dapat termotivasi untuk giat belajar demi masa depan anak tu sendiri,” tukas Suster, yang mengaku baru setahun menjabat sebagi kepala SMP Putri Kefamenanu. (amy)

Baca Juga :  TTU: Kehadiran 2 Dokter Spesialis, Pasien Bersalin Meningkat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

12 − = 2