Direktur RSUD Kefa-1

 

Moral-politik.com. Terbatasnya ketersedian stock darah di Rumah Sakit Umum Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) hingga kini diyakini menjadi salah satu penyebab utama kematian ibu melahirkan di kabupaten ini.

Direktur Rumah Sakit Umum Kefamenanu, Zakarias Dery Fernandes, yang ditemui di ruang kerjanya mengaku, salah satu penyebab kematian ibu melahirkan di Kabupaten TTU akibat kekurangan darah, dimana hal ini  dipengaruhi oleh keterbatasan penyediaan kantong darah yang ada di rumah sakit.

“Alat penyimpan darah di rumah sakit ini, hanya berkapasitas 20 kantong, sementara kebutuhannya lebih besar dari jumlah yang tersedia,” ungkap dokter Dery.

Dia menjelaskan, dengan keterbatasan tersebut,  pada kondisi tertentu yang kebutuhannya mendesak kadang membawa  akibat buruk pada keselamatan nyawa seseorang.

“Selama ini, kita terpaksa siasati dengan meminta calon pasien yang kurang darah untuk menyiapkan memang calon pendonor yang sesuai golongan darah, sehingga ketika terjadi kebutuhan tidak mengalami kesulitan,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, tahun 2012, dari 9 kasus kematian ibu melahirkan tiga diantaranya adalah masalah pendarahan dan tidak dapat diselamatkan karena kehabisan darah. “Sementara mau di tolong, stock darah terbatas,” ungkapnya. (amy)

Baca Juga :  Seiichi Okawa: Saatnya NTT Melirik Wisatawan dari Asia Timur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

5 + 1 =