Fitri Bere

Moral-politik.com. Kabupaten Belu merupakan kawasan perbatasan Republik Indonesia-Republik Demokrat Timor Leste (RI-RDTL), dan tidak menutup kemungkinan dijadikan transit bagi makelar-makelar, Bandar, dan pengedar Narkoba melakukan aksi bejatnya.

Untuk itu, Pemerintah Belu bersama jajaran TNI/ Polres Belu diminta meningkatkan pengawasan di garis perbatasan, dan juga diminta melakukan razia tertutup di dalam kota Atambua dan sekitarnya demi mencegah system peredarannya.

Apabila tidak ditingkatkan system pengawasannya, maka kelak Kabupaten Belu dijadikan “sarang” Narkoba dan obat-obat terlarang lainnya.

Adalah Tokoh Wanita Muda Belu, Vidria Handayani Tae memuntahkan pikiran bernasnya di atas ketika ditemui Moral-politik.com di sela-sela mengikuti pelatihan manajemen di aula gedung baru RSUD Atambua, Selasa (18/6).

“Saya meminta Pemerintah Belu, TNI/Polres Belu agar semakin meningkatkan system pengawasan di perbatasan RI-RDTL. Karena jika pengawasannya lemah, maka pengedaran Narkoba dan sejenisnya pun semakin menggila. Sebagai buktinya, untuk saat ini telah terdengar beberapa bukti bahwa Kabupaten Belu merupakan “sarang” pengedar Narkoba. Bahkan kaum terpelajar serta masyarakat pun telah diketahui sebagai pengguna,” katanya, penuh harap.

Indikator kuat yang jadi dasar pijak pemikirannya berawar dari pemeriksaan darah dan pendampingan KPA terhadap pengguna beresiko.

“Kasihan kan, kalau masyarakat Belu dijadikan korban dengan maraknya pengedaran Narkoba?” katanya, meminta ikut berprihatin.

Vidria Handayani Tae mengatakan, jika tidak dicegah sedini mungkin, maka akan sangat berbahaya bagi generasi Belu yang akan datang.

“Pihak sekolah, Akademi atau Universitas yang berada di Kabupaten Belu, sebaiknya melakukan pemeriksaan secara diam-diam terhadap anak didiknya atau Mahasiswa, agar dapat mengetahui siapa pengguna dan siapa pengedarnya,” pintanya.

Jika didiamkan seperti ini terus, lanjutnya,  maka sangat berbahaya bagi keselamatan generasi mendatang. (Felix)

Baca Juga :  Mapolresta Kupang Kota dalami kasus pemerkosaan di depan suami

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

− 2 = 7