Wakil Bupati Belu, Taolin Ludovikus- Ketika selesai melakukan tatap muka tertutup dengan Komjen Kepolisian RDTL di ruang Wakil

Moral-politik.com. Agar suasana di perbatasan Indonesia dengan Republik Demokrat Timor Leste (RDTL) tetap terjaga dengan baik, maka kedua belah pihak telah bersepakat untuk mengurangi segala kejanggalan yang selama ini terjadi di garis perbatasan Motaain, Belu.

Saling tuding-menuding selalu mewarnai tata pergaulan antara masyarakat kedua Negara ketika menggelinding isu kehilangan motor. Anehnya, motor-motor yang hilang itu milik masyarakat Belu yang jarang sekali ditemukan kembali kendati telah dilaporkan kepada pihak yang berwenang.

“Saya meminta pihak RDTL agar menekan tingginya pencurian motor yang dilakukan di perbatasan,”  ungkap Wakil Bupati Belu, Taolin Ludovikus ketika selesai melakukan tatap muka tertutup dengan Kepala Kepolisian RDTL, di ruang kerjanya, Rabu (19/6).

Masyarakat Atambua, lanjutnya, saat ini tidak merasa aman dan nyaman lagi, karena motor-motor mereka dicuri dan dijual ke RDTL.

“Ini kan harus ditekan, sehingga masyarakat Atambua pun kembali percaya aparat dari kedua negara ini,” katanya. (Felix)

 

Baca Juga :  Kasus Pasir Emas Lembata Dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 61 = 67