9

Puisi Januario Gonzaga

 

Jadi seperti ini sajakah kita memperistri malam-malam?

Para pagi selalu mengabarkan perang, mereka anak kita

Lalu para tinta menceburkan cemas melalui katanya ‘Kami anak kalian juga’

Siapa yang mengandung ketika rahim dilukai uang toko-toko berjalan

Pada Batas

Senja merunduk akan menelan mereka

Sebab besok kita selalu terlambat merayu

Yang dikirim selalu hilang bukan pada pukul 24.00, tetapi 00.00 

Di mana anak?

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

88 − 85 =