Home / Sport / Akibat Proyek Batu Mangan, Masyarakat Lahurus Kabupaten Belu Lapar

Akibat Proyek Batu Mangan, Masyarakat Lahurus Kabupaten Belu Lapar

Bagikan Halaman ini

Share Button

Petrus Yoseph Mali- Ketua Suku Manehat 1

 

Moral-politik.com. Akibat penggalian dan penambangan batu mangan pada beberapa tahun lalu, tanah masyarakat di Dusun Takarabat, Dusun Manehat, dan Lahurus Kabupaten Belu tidak bisa menghasilkan apa-apa lagi. Masyarakat mulai merasa kelaparan. Hasil panen tahun ke tahun tidak baik. Mau makan apa?

Hal ini diakui Ketua Suku Manehat, Petrus Yosep Mali ketika ditemui di rumahnya di Takarabat, Lahurus, Sabtu (27/7).

Diakuinya, setelah selesai penggalian batu mangan secara besar-besaran pada beberapa tahun yang lalu, telah mengakitbatkan kesulitan dan kesusahan bagi masyarakat. Kini masyarakat harus menggigit jari, karena hasil panen tidak baik.

“Proyek batu mangan, masyarakat tidak menikmati kesejahteraan. Warga suku dan warga dusun datang mengeluh di saya. Hasil panen tidak baik, masyarakat mau buat apa?” alkisahnya, murung.

Hasil umbi-umbian, lanjut dia, tidak jadi. Jagung tidak jadi. Tahun lalu dan tahun ini, hasil panen gagal total. Ya, terpaksa masyarakat gigit jari. (Felix)

 

 

Baca Juga :  Kritik Pedas Mahfud Md Soal Rendahnya Produktivitas KPK

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button