Home / Populer / Alffred Bessie, Si Pengusaha yang Ingin Majukan Tanah Kelahirannya

Alffred Bessie, Si Pengusaha yang Ingin Majukan Tanah Kelahirannya

Bagikan Halaman ini

Share Button

9

 

 

Moral-politik.com. Sudah puluhan tahun Alfred Bessie meninggalkan tanah kelahirannya, Rote Ndao untuk mengadu nasip di Pulau Jawa. Segala keberhasilan telah diperolehnya. Berbagai usaha di bidang otomotif dan perminyakan membuat pria yang akrab disapa Ed ini berhasil mengumpulkan kekayaan. Namun semua itu akan ditinggalkan demi mengabdi sebagai pelayan di tanah kelahiraanya, Rote Ndao.

Awalnya hanya sebagai tim sukses dari salah satu calon gubernur, dirinya merasa tergugah untuk kembali mengabdi di tanah kelahirannya, setelah mengetahui bahwa Rote Ndao merupakan Kabupaten Terkorup se NTT dan merupakan Kabupaten Termiskin ke enam di seluruh NTT.

“Setelah sekian lama berkelena di Pulau Jawa, saya pulang kembali ke Rote atas permintaan dari Wakil Gubernur NTT sekaligus Ketua DPD Gerindra NTT, Esthon Foenay  yang meminta saya pulang untuk maju sebagai Calon DPRD NTT dan menjadi tim sukses dari Cagub Esthon-Paul kala itu,” kata Alfred Bessie saat diwawancara di Ba’a, Rote Ndao, Minggu (27/07).

Ketika pertama kali melihat Kabupaten Rote Ndao setelah lama meninggalkan daerah ini, saya sangat terkejut karena belum ada kemajuan yang berarti sepeninggalnya selama puluhan tahun.

Memang ada perubahan. Tapi kalau mau dilihat perubahannya sangat tidak signifikan. Kabupaten ini sangat dekat dengan ibu kota Provinsi NTT. Tapi bagaimana pembangunan sangat lambat seperti ini? Belum lagi daerah ini berlabel sebagai kabupaten terkorup dan termiskin,” kata Bessie.

Melihat hal ini, kata dia, tidak pernah berpikir dua kali ketika di tawari Cabub David Detaq untuk mendampinginya sebagai calon wakil bupati. Sebagai putra asli Rote Ndao dia sudah bertekat untuk meninggalkan semua usaha yang dirintisnya selama puluhan tahun, untuk diserahkan kepada orang lain demi memajukan Rote Ndao dan bertekat menanggalkan segala predikat minor yang melekat pada tanah kelahirannya itu. (Nyongky)

Baca Juga :  Ketua KPK: Kasus e-KTP libatkan nama besar

 

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button