Home / Populer / Bupati TTU: Saya Tak Terbitkan SK bagi Kades Bermasalah

Bupati TTU: Saya Tak Terbitkan SK bagi Kades Bermasalah

Bagikan Halaman ini

Share Button

M2U03050

 

Moral-politik.com. Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Raymundus Sau Fernandes mengaku, dirinya tidak akan memberikan pengesahan dan penerbitan SK bagi sejumlah kades yang sedang bermasalah dan telah mengajukan permohonan untuk menjadi calon legislatif.

“Bagi kades yang bermasalah dan sekarang mangajukan permohonan surat pengunduran diri karena maju sebagai caleg,  saya tidak akan mengesahkan dan menerbitkan SK bagi yang bersangkutan!” tegasnya.

Menurut Bupati Raymundus, sesuai mekanisme dan dan aturan yang ada,  para kepala desa yang telah mengajukan permohonan, selanjutnya dilakukan proses pemberhentian oleh Badan Perwakilan Desa, dimana setelah yang bersangkutan membuat pertanggungjawaban, termasuk pertanggungjawaban keuangan.

“Setelah itu, baru BPD menghentikan dan mengusulkan pengganti kepada Bupati untuk mengesahkan dan menerbitkan SK Pemberhentian dan SK Pengganti Kepala Desa. Jadi saya hanya mengesahkan dan menerbitkan SK, sementara pemberhentian dilakukan oleh BPD setelah ada pertanggunjawaban keuangan,” ungkapnya.

Dijelaskan lebih jauh, bagi kades yang sementara bermasalah dari sisi keuangan itu sangat sulit untuk mendapatkan SK Pengesahan bila yang bersangkutan belum dilakukan pemeriksaan keungan oleh inspektorat keuangan daerah.

“Jadi, bagi kades yang bermasalah, pengesahan dan penerbitan SK pemberhentian baru akan diberikan jika sudah ada rekomendasi dari Inspektorat,” ungkapnya, mengomentari 9 kades di TTU yang sementara maju sebagai Caleg, 4 dari PDIP TTU, 1 Gerindra, 1 Golkar, 1 PKPI, 1 PBB dan 1 dari PPP.

Ketika ditanya kades yang jadi caleg dan bermasalah dari sisi keuangan, Bupati TTU menyebutkan, diantaranya Kades Naiola Kecamatan Bikomi Selatan, Yakobus Nitjae dan Kades Femnasi Kecamatan Miomaffo Timur, Zakarias Amaina Sila. Namun untuk Kades Femnasi Zakarias, sebelum yang bersangkutan maju sebagai caleg,  dia telah diberhetikan disertai dengan SK pemberhentian.

Selain itu, Yakobus Nitjae, ada juga sejumlah kades yang jadi caleg hingga saat ini belum membuat pertanggungjawaban di desa.

Baca Juga :  Ibu di Australia ini bunuh 8 anaknya sendiri

“Ada beberapa kades yang hingga kini belum ada pertanggungjawaban di desa. Nah mereka-mereka ini juga sulit untuk dapat pengesahan dari saya!” tegas Bupati TTU. (amy)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button