Home / Pena_VJB / Calon Wabup berpaket dengan David Detaq ini Sedih Lihat Jalan di Rote

Calon Wabup berpaket dengan David Detaq ini Sedih Lihat Jalan di Rote

Bagikan Halaman ini

Share Button

01 copy

 

Moral-politik.com. Tak dapat dipungkiri, kemajuan suatu daerah sangat bergantung pada akses transportasinya. Lemahnya perhatian akan sarana transportasi berimplikasi langsung dengan kesejahteraan masyarakat.

Hal ini disampaikan calon Wakil Bupati Rote Ndao, Ir.Alfred Alfonso Besie saat ditemui Moral-politik.com kediamannya, Sabtu (6/7).

Pria yang kesehariannya menjabat sebagai komisaris utama pada salah satu perusahan swasta di Jakarta ini mengaku sedih dengan pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Rote Ndao.

Menurutnya, pantauannya terhadap pembangunan infrastruktur jalan terutama ruas jalan kabupaten di Kabupaten Rote Ndao terbilang masih jauh dari perhatian. Sebab menurutnya, ruas jalan yang baik di Rote Ndao hanya ruas jalan provinsi. Sedangkan ruas jalan Kabupaten terkesan maih jauh dari perhatian pemerintah.

“Sekitar tahun 2009 lalu saya datang ke sini dan setelah kembali ke sini belum ada perubahan  yang signifikan. Khusus ruas jalan yang baik hanya jalan provinsi,” terang calon Wakil Bupati yang berpasangan dengan calon Bupati Rote Ndao, Drs.David Detaq, M.Si ini.

Selain ruas jalan yang terkesan jauh dari perhatian, dirinya mengaku sedih menyaksikan rumah-rumah milik warga yang terkesan jauh dari layak.

“Saya datang ke Rote hanya untuk membangun, saya sedih melihat masih banyak rumah milik warga yang tidak layak huni,” katanya.

dddd

Pada hal, kata Alfred, untuk membangun Rote Ndao butuh perhatian yang serius dari pemerintah. Potensi yang cukup banyak di Rote Ndao, lanjutnya, semestinya dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Cukup banyak potensi yang ada di Rote, kalau ditata dengan baik  maka dipastikan akan maju. Daerah ini cukup banyak potensinya namun belum dikelola secara baik,” katanya.

Menurutnya, potensi yang belum dimanfaatkan secara optimal tersebut disebabkan karena ketidakseriusan pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat.

Baca Juga :  Stand Sabung Ayam Pemkot Kupang Marak Pengunjung

“Perlu ada kesiapan Pemda untuk mendatangkan investor. Cukup banyak potensi yang bisa digali di sini,” ujarnya.

Selain itu, dirinya juga merasa sedih dengan status Kabupaten Rote Ndao sebagai kabupaten terkorup di wilayah Nusa Tenggara Timur. Dirinya juga mengaku sedih dengan tata pengelolaan keuangan di lingkup Pemkab Rote Ndao yang terus dihadiahi penilaian disclaimer oleh Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan NTT.

“Dengan status sebagai Kabupaten terkorup tentu sangat menyedihkan. Bila nanti kami terpilih, kami akan melakukan secara maksimal untuk merubah citra Rote Ndao menjadi lebih baik,”  tergasnya.

Dikatakannya, tingginya kasus korupsi di Kabupaten Rote Ndao maupun penilaian disclaimer disebabkan karena tidak adanya komitmen dari penyelenggara negara untuk mensejahterakan warga.

“Pejabat yang ada sepertinya bekerja untuk cari uang demi kepentingan pribadi. Kalau nanti terpilih, kami bekerja dengan mengedepankan kepentingan rakyat. Selain itu, kalau nanti terpilih, pejabat yang bekerja di luar visi dan misi yang ditetapkan dipastikan dipangkas. Kita pakai orang-orang yang memiliki komitmen yang sama untuk bangun Rote. Yang mau bekerja dengan jujur itu yang dipakai,” katanya.

Selain berupaya menciptakan tata kelola keuangan yang baik, lanjut Alfred, pihaknya akan mengupayakan perbaikan Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik.

“Perubahan akan terjadi bila didukung SDM yang baik sehingga kami memiliki komitmen yang cukup kuat untuk terlahir SDM yang terampil di Rote Ndao dengan mendirikan banyak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK),” ujar alumnus Institut Teknik Since Jakarta ini.(lima)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button