Home / Pena_VJB / Dansatgas Pamtas RI-RDTL Kesal, Tugu yang Dibuat TNI Dibongkar

Dansatgas Pamtas RI-RDTL Kesal, Tugu yang Dibuat TNI Dibongkar

Bagikan Halaman ini

Share Button

10

Moral-politik.com. Komandan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Dansatgas Pamtas) Republik Indonesia- Republik Demokrat Timor Leste (RDTL) Lintas Udara (Linud) Yonif 503 Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad), Letkol. Inf. Fredding Janen S yang ditemui di ruangannya di Markas Komando (Mako) Sesekoe, Atambua, Sabtu (20/7) mengatakan, sejak melakukan penugasan di perbatasan Atambua, Yonif Linud 503 Mayangkara telah melakukan yang terbaik bagi masyarakat Belu, yakni perbanyak tugu di titik-titik yang sangat rawan kecelakaan sekaligus sebagai cinderamata.

“Kami meminta agar Pemda Belu tidak semudah menghilangkan tanda mata yang dibuat oleh kami. Jangan seperti tanda mata atau tugu yang berada di Gereja Katedral Atambua, yang dibuat oleh Yonif 721 Makasau berupa kolam air mancur sudah diganti dengan tugu Adipura, yang dibuat Pemda Belu,” himbaunya.

Belajar untuk menghargai hasil usaha yang kami tinggalkan nanti, lanjut dia.

“Kalau semua tanda mata yang dibuat Satgas Pamtas sudah diganti, bagaimana masyarakat Belu mau tahu sejarah itu bisa berupa apa saja? Tugu adalah salah satu pembelajaran sejarah buat generasi penerus cita-cita bangsa,” tuturnya, mengingatkan.

Dikatakannya, saat ini Yonif 503 Mayangkara sedang membuat tugu di dekat kantor BPS Belu. Pertimbangannya, kata dia, oleh karena selama ini di lokasi tersebut rentan terjadi kecelakaan lalulintas.

“Kalau sudah ada tugu di situ, otomatis pengendara tidak sembarangan saling menabrak. Kecelakaan terjadi karena tidak selalu berhati-hati dan tidak mau saling mengalah di jalan raya,” tukasnya, berharap. (Felix)

 

 

Baca Juga :  Uskup Atambua: Jangan Kehilangan Jati diri dan Malas!

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button