Home / Pena_VJB / DEBES Janji Bangun Pariwisata Sama Majunya dengan Bali

DEBES Janji Bangun Pariwisata Sama Majunya dengan Bali

Bagikan Halaman ini

Share Button

4

 

Moral-politik.com. Dari 500 Kabupaten dan Kota di Seluruh Indonesia, Kabupaten Rote Ndao yang berdiri menjadi daerah otonom sejak 12 tahun yang lalu, tapi hingga kini masih tergolong daerah tertinggal jika dibandingkan dengan daerah lainnya di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kondisi tersebut semakin diperparah dengan kebijakan pembangunan pemerintahan selama 12 tahun ini yang belum menyentuh kebutuhan rakyat, dan lebih khususnya dalam 5 tahun kepemimpinan terakhir ini, yang setidak-tidaknya mendorong pertumbuhan masyarakat miskin.

Calon Bupati Rote Ndao, David Detaq yang berpasangan dengan calon Wakil Bupati, Alfred Bessie (Debes) yang ditemui Moral-politik.com di kediamannya, Sabtu (27/7) mengatakan, keduanya bertekad untuk mewujudkan masyarakat Rote Ndao yang Sejahtera, Sehat, Cerdas, Mandiri dan berdaya saing, yang Takut akan Tuhan dan Cinta Sesama.

Untuk mewujudkan hal itu, kata David Detaq, dalam lima tahun kedepan akan dilaksanakan sejumlah kegiatan pembangunan yang berorientasi pelayanan prima kepada masyarakat, dan membangun pariwisata Rote Ndao yang profesional sehingga sama majunya  dengan Provinsi Bali, yang selama ini menjadi andalan Pemerintah Indonesia untuk meraup devisa Negara bagi pembangunan di Persada Nusantara tercinta ini.

Menurut David Detaq, laut dan pantai di Rote Ndao sama indahnya dengan Bali, kebudayaan Rote Ndao juga unik dan menjanjikan pertumbuhan ekonomi yang sangat signifikan seperti Bali.

“Dimana ada kemauan baik dari pemerintah Kabupaten Rote Ndao untuk memajukan daerah dan menaikkan taraf kesejahteraan masyarakat maka di situ lah ada jalannya!” yakin David Detaq.

Ketika ditanya bagaimanakah caranya untuk membawa rakyat Rote Ndao ke dalam tujuan tersebut dapat terkonkretkan pada misi pembangunan, dikatakannya melalui meningkatkan kualitas kesehatan yakni perbaikan gizi pada anak/keluarga, meningkatkan kualitas SDM bermoral, Takut Tuhan dan cinta sesama, meningkatkan pendapatan masyarakat dari laut dan darat, meningkatkan pembangunan aksesibilitas (sarana-prasarana fisik) untuk mendukung pergerakan ekonomi rakyat serta memperkuat pola pelayanan pemerintah yang bersih, berwibawa dan bebas KKN, serta menggali dan mengembangkan kebudayaan untuk dimasyarakatkan dan ditampilkan kepada dunia. (lima)

Baca Juga :  Kejati NTT: Jika Ada Bukti, Mantan Kakanwil Agama Bisa Jadi TSK

 

 

 

 

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button