Home / Sport / DPRD TTU Diminta Lebih Peduli terhadap Perlindungan Anak

DPRD TTU Diminta Lebih Peduli terhadap Perlindungan Anak

Bagikan Halaman ini

Share Button

12

 

Moral-politik.com. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pemerintah Kabupaten TTU diminta agar kedepan lebih peka dan peduli terhadap upaya perilindungan anak di kabupaten ini.

Permintaan ini diungkap  Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten TTU, Djuandi David di ruang kerjanya, pagi tadi.

Menurut Djuandi David, selama ini upaya perlindungan anak sudah berjalan, namun upaya tersebut belum maksimal, karena adanya keterbatasan dukungan anggaran. Olehkarena itu, pihaknya sangat mengharapkan dukungan DPRD dan Pemkab TTU dalam mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan perjuangan perlindungan anak di TTU.

Menurut dia, masih banyak anak TTU yang mengalami berbagai tindakan kekerasan yang membutuhkan dampingan dari berbagai pihak baik pendamping dari instansi pemerintah maupun lembaga nonpemerintah yang selama ini konsen dalam perjuangan pemenuhan hak anak.

“Lembaga-lembaga yang ada yang pernah dibentuk pemerintah melalui BP2KB TTU, semisal LPA dan P2TP2A selama ini sama sekali belum maksimal karena memang keterbatasan dukungan anggaran dari Pemerintak Kabupaten dan DPRD TTU,” ungkpanya.

Sebelumnya, Rabu kemarin Wakil Ketua P2TP2A, Petronela Leba mengharapkan kepada pemerintah kabupaten Timor Tengah Utara, khususnya BP2KB untuk membuat telaan kepada Bappeda dan DPRD agar dalam penyusuan RKUA tahun ini bisa mengakomodir kepentingan perlindungan anak dan perempuan di TTU. Selain itu juga dia meminta kepada DPRD TTU untuk lebih peduli, khususnya kaum perempuan yang ada di DPRD.

Hal serupa juga diungkapakan, Ny. Paula Berek Sakunab, dia juga menghatrapkan kepada anggota DPRD TTU untuk memberikan kepedulian yang mendalam terhadap penganggaran bagi perlindungan anak dan perempuan di TTU.

“Terlalalu banyak kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di kabupaten TTU, DPRD dan Pemkab TTU harus lebih sensitive, lebih peduli, para anggota DPRD yang perempuan harus lebih lantang menyuarakan kepentingan anak dan perempuan,” ungkapnya, kemarin. (amy)

Baca Juga :  Tokoh agama bisa jadi pejuang orang miskin

 

 

 

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button