Home / Sport / Garda Pertanyakan Kasus Pembangunan Jembatan Kote

Garda Pertanyakan Kasus Pembangunan Jembatan Kote

Bagikan Halaman ini

Share Button

DCIM100MEDIA

Moral-politik.com.  Gerakan Rakyat Peduli Demokrasi dan Keadilan  Timor Tengah Utara, mendatangi Polres Timor Tengah Utara dan Kejaksaan Negeri Kefamenanu. Mereka mempertanyakan penanganan kasus pembangunan jembatan Kote, Noemuti, yang diduga bermasalah.

Sekretaris Garda TTU, Willem Oki,  menjelaskan, kedatangan  pengurus Garda ke Polres dan Kejakasaan,  untuk memberi support bagi 2 lembaga ini yang sedang menyelidiki kasus pembangunan jembatan Kote-Noemuti.   “Saya dan Paulus Modok selaku Sekretaris Garda dan Ketua Dewan Pembina Garda TTU,  mendatangi 2 lembaga itu. Kehadiran kita, selain untuk mendapatkan informasi baru terkait penanganan kasus pembangunan jembatan Noemuti yang dibangun dengan dana PPID tahun anggaran 2011 juga memberi suport kepada kepada dua lembaga ini yang sedang melakukan penanganan kasus tersebut,” katanya.

Selain itu juga pihaknya juga memberikan tambahan informasi bahwa ada peristiwa hukum lain yang perlu mendapat perhatian terkait pembangunan jembatan multi yers yang telah menelan Rp 3 M lebih itu.

Menurut Wilem, dugaan kasus pembangunan jembatan Kote-Noemuti ini membutuhkan keseriusan penanganan oleh pihak terkait, khususnya Polres dan Kejaksaan. Karena itu, pihaknya berharap 2 lembaga ini benar-benar serius melakukan penanganan terhadap masalah pembangunan jembatan tersebut.

Sebelumnya Kapolres TTU I Gede Mega Suprawita mengatakan, Polres TTU sedang menyelidiki kasus pembangunan jembatan yang menghubungkan Fatumuti dengan Kote, Kelurahan Noemuti, kecamatan Noemuti. Jembatan itu  rubuh terbawa banjir pada beberapa waktu lalu.

“Kalau untuk pembangunan jembatan Noemuti, kita masih akan melakukan penyelidikan, apakah ada indikasi terjadi pelanggaran hukum atau tidak, tapi kita masih menunggu sampai banjir benar-benar redah, sehingga memudahkan tim dalam melakukan  penyelidikan di sana,” ungkapnya sambil membatah, penyelidikan terhadap proyek  tersebut atas permintaan DPRD TTU. (amy)

Baca Juga :  Muhamad Faruq: BBM Aman Hingga 2 Minggu

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button