Home / Sport / Gelapkan Uang 105 Nasabah, Ibu Jacqoulin Dipolisikan

Gelapkan Uang 105 Nasabah, Ibu Jacqoulin Dipolisikan

Bagikan Halaman ini

Share Button

12

foto: ilustrasi

 

Moral-politik.com. Seorang ibu rumah tangga bernama Jacqoulin, tinggal di Kelurahan Airnona, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang kini harus berurusan dengan aparat kepolisian Mapolres Kupang Kota, setelah dilaporkan atas dugaan penipuan dan penggelapan uang angsuran kredit sepeda motor dari 105 nasabah PT. Indomobil Finance Indonesia Cabang Kupang.

Pihak PT. Indomobil Finance yang beralamat di jalan Jenderal Sudirman Nomor 118 B Kelurahan Nunleu, Kecamatan Kota Raja, resmi mengadukan Jacqoulin ke polisi, Kamis (4/7) sekitar pukul 12.30 Wita, yang diwakili seorang karyawannya, Petrico Ricardo Sekewael (33).

Petrico yang juga warga jalan Perwira Nomor 2 RT 25/RW 16 Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, dalam laporannya di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolres Kupang Kota mengaku, perbuatan pelaku telah mengakibatkan perusahannya menderita kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Kepada Bripka Mario Banoet yang menerima laporannya, Petrico mengaku jika kasus itu terjadi sejak bulan Maret 2012 hingga Maret 2013, di mana berawal saat PT Indomobil Finance melakukan audit tahunan dan ditemukan ada beberapa kreditur sepeda motor yang telah menunggak angsuran di atas 90 hari.

Atas temuan dalam audit itu, PT Indomobil langsung menemui konsumen untuk melakukan penagihan, dan dari keterangan pihak konsumen diketahui bahwa telah membeli sepeda motor dengan cara lunas dari Jacqoulin. Pihak Indomobil pun langsung menemui Jacqoulin dan terlapor membenarkan bahwa dia telah menerima uang pembayaran unit sepeda motor dari pihak konsumen secara tunai.

Saat diminta klarifikasi, Petrico Jacqoulin juga mengaku telah memakai sebagian dari uang konsumen dan sebagiannya lagi dipakai untuk uang muka ke PT Indomobil.

“Dari penjelasannya, diketahui dia telah menggelapkan sebagian uang milik konsumen kurang lebih 105 konsumen. Kami laporkan supaya diproses hukum sesuai aturan yang berlaku,” jelasnya.

Baca Juga :  Mantan Kades Tesabela diduga sikat ADD

Kapolres Kupang Kota, AKBP Tito Basuki Priyatno yang dikonfirmasi melalui Kasubag Humas Iptu Januarius Mau mengaku, dalam penyelidikan kasus ini, penyidik Satreskrim selaku pihak yang menangani kasus, telah mendalami keterangan dari pihak korban dan secepatnya mengagendakan pemanggilan terhadap terlapor untuk dimintai keterangan terkait laporan kasus tersebut,” jelasnya. (Ale)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button