Home / Sport / Guru di Rote Keluhkan Dana Sertifikasi TA.2012

Guru di Rote Keluhkan Dana Sertifikasi TA.2012

Bagikan Halaman ini

Share Button

11

Moral-politik.com. Gelar para guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa terkesan menjadi alasan bagi para penguasa untuk terus membohonginya, hak-haknya dikibuli. Atas nama aturan, mereka dipimpong.

Hal itu setidaknya berkaitan dengan nasib para guru sertifikasi di Kabupaten Rote Ndao, yang hak-haknya tak dibayarkan. Betapa tidak, meski tahun angaran 2012 telah berlalu, namun hak-hak mereka hingga saat ini tak dibayarkan oleh pihak Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rote Ndao, yang saat itu dipimpin Kepala Dinas PPO, Jonas Ch. Lun.

Salah seorang guru sertifikasi yang berhasil ditemui wartawan di kantor Dinas PPO Kabupaten Rote Ndao, Rabu (17/7) menyebutkan, dalam TA.2012 lalu sebagian guru sertifikasi tak terima tunjangan sertifikasi.

Guru yang enggan menyebutkan namanya itu menyebutkan, pihaknya telah berulangkali mendatangi dinas PPO untuk mempertanyakan alasan hak-hak mereka tak dibayarkan.

Menurutnya, pihak Dinas PPO beralasan bahwa meski mereka telah terdaftar sebagai penerima tunjangan sertifikasi dan tercatat di pemerintah pusat, namun tidak serta merta langsung mendapatkan tunjangan itu.

Padahal, kata dia, Kepala Dinas PPO saat itu, Jonas Ch. Lun pernah menyatakan ke pihaknya akan membayar seluruh sisa tunjangan yang belum dibayarkan sebelum akhir TA.2012.

“Pak Kadis saat itu sudah janjikan untuk bayar tetapi sampai dia pensiun juga tidak dibayar,” katanya.

Senada dengan dia, salah seorang guru bersertifikasi awal TA.2012 lalu mengungkapkan, dirinya mengetahui telah lulus sertifikasi awal TA.2012 berdasar pengumuman yang disiarkan secara online oleh kementerian pendidikan nasional.

“Nama saya lolos sertifikasi tetapi sampai saat ini belum pernah menerima tunjangan sertifikasi. Ada juga yang sampai pensiun tetapi tidak pernah terima tunjangan itu pada hal sudah lolos sertifikasi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Inilah Kasus-kasus Korupsi yang Endap di Polres Rote Ndao

Atas persoalan yang menimpa pihaknya itu, mereka telah mempertanyakan hal itu ke Kepala Dinas PPO saat itu, Jonas Ch. Lun, dan berjanji akan mempertanyakan hal itu ke Pempus.

“Saat itu dia janji bahwa dana tersebut akan masuk di rekening kami masing masing yang telah lolos sertifikasi, bahkan saat itu pak kadis meminta kami agar membuka rekening di BRI dan Bank NTT. Tetapi selang beberapa hari kemudian, kami diperintahkan untuk ambil dananya di kantor dinas. Saat itu banyak guru yang telah lolos sertifikasi tetapi tidak dapat tunjangan itu,” katanya. (lima)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button