Home / Sport / Guru SMAN 5 Kupang Kecurian Rp 640 ribu Saat Jam Sekolah

Guru SMAN 5 Kupang Kecurian Rp 640 ribu Saat Jam Sekolah

Bagikan Halaman ini

Share Button

11

 

Moral-politik.com. Jublina Atamany-Kafomai (47), seorang guru pada Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 5 Kupang, Kamis (04/07) mendatangi Mapolres Kupang Kota dan mengadu jika uang miliknya senilai Rp 640 ribu telah digasak orang.

Jublina yang tinggal di jalan Air Lobang 1 RT 40/RW 17 Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang dalam laporannya di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) diterima petugas Bayanmas, Bripka Mario Banoet mengaku, kasus tersebut terjadi, Rabu (03/07) sekitar pukul 13.30 Wita di ruang Bimbingan dan Konseling (BK) SMAN 5 Kupang.

Jublina menjelaskan, kasus itu bermula saat ia sedang bekerja di ruang BK dan kemudian didatangi Jefri Kolo (15) bersama beberapa temannya, dan memintanya untuk melegalisir rapor milik siswa tersebut, namun korban kembali menyuruh Jefri Cs untuk terlebih dahulu pergi foto copy rapor mereka.

Tak lama kemudian, Jublina mengaku meninggalkan ruangan BK dan pergi ke ruang kurikulum untuk mengumpulkan ijazah-ijazah yang rusak guna dikirim kembali ke kantor Dinas PPO Kota Kupang. Selesai dari ruang kurikulum, korban kemudian kembali ke ruang BK untuk melanjutkan pekerjaannya dan saat itulah ia mendapati tas miliknya yang di simpan di atas bangku di ruang BK telah dibuka orang, dan setelah dicek ternyata uang tunai senilai Rp 640.000 telah raib beserta satu dompet yang berisikan KTP, kartu suami-istri, kartu NUPTK dan empat lembar surat pegadaian.

Kapolres Kupang Kota, AKBP Tito Basuki Priyatno yang dikonfirmasi melalui Kasubag Humas Iptu Januarius Mau membenarkan laporan kasus itu. Dia menerangkan, dalam komitmen menuntaskan kasus itu, pihaknya melalui penyidik Satreskrim sudah memulai penyelidikan dengan pemeriksaan terhadap korban dan saksi.

“Penyidik terus lidik dan kembangkan kasus ini guna mengungkap siapa pelaku pencurian tersebut. Saya imbau agar seluruh masyarakat harus selalu menyimpan dan memastikan uang maupun barang berharga lainnya dalam kondisi aman,” ujar Januarius Mau. (Ale)

Baca Juga :  20 kelurahan dapat dana P4ID Rp5 milyar

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button