Home / Populer / Haekase dan Naibobe Tak Lagi Bermasalah

Haekase dan Naibobe Tak Lagi Bermasalah

Bagikan Halaman ini

Share Button

agus talan

Moral-politik.com. Dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  Kabupaten Timor Tengah Utara, masing-masing Agustinus Talan dan Yosefat Haekase dan 1 PNS, Leonardus Naibobe dipastikan saat ini tidak lagi bermasalah dari sisi kelengkapan administrasi pencalonan sebagai calon anggota legislatif dari Partai Amanat Nasional untuk calon Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten. Pasalnya, keduanya telah mendapatkan rekomendasi dari pimpinan DPRD  setempat bahwa keduanya sedang dalam proses pemberhentian sebagai anggota DPRD TTU dan SK pemberhentian bagi Leonardus.

Agustinus Talan adalah anggota DPRD TTU dari Fraksi Partai Golkar dan Yosefat Haekase ketua Fraksi Gabungan asal partai PDP TTU diajukan sebagai caleg PAN, karena itu keduanya pada tahapan perbaikan administrasi telah mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPRD TTU dan untuk kebutuhan penetapan DCT keduanya harus memasukan surat rekomendasi dari Pimpinan DPRD TTU yang menunjukkan keduanya sedang dalam proses PAW.

Ketua DPD PAN TTU, Miguel Ati Bau  mengatakan pihaknya telah mengantongi rekomendasi dari Ketua DPRD TTU  dan rekomendasi tersebut telah diserahkan kepada KPUD TTU.
“Kita sudah serahkan rekomendasi tersebut kepada KPUD TTU, jadi caleg kita tidak ada lagi yang bermasalah, termasuk 1 anggota PNS di Dinas Kesehatan Kabupaten Timor tengah Selatan, Leonardus Naiboe yang juga telah mendapatkan SK pemberhentian dari pimpinan,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, dengan masuknya surat rekomendasi bagi 2 anggota DPRD TTU yang berasal dari partai lain dan SK pemberhentian terhadap caleg yang berstatus PNS tersebut maka dari 29 caleg yang ada dipastikan aman. “Jadi, kita tidak ada lagi calon yang masih gantung syarat administrasi, semua syarat yang selama ini masih gantung oleh sebagian kecil caleg sudah diserahkan ke KPU TTU,” kata Ati Bau.

Baca Juga :  Wali Kota Kupang terima pengaduan karyawan Hotel Kupang Beach

Karena itu, kata dia, otomatis dalam penetapan DCT oleh KPU 29 caleg yang ada akan ditetapkan atau diakomdir dalam DCT tersebut. “Apalagi, di masa uji public tidak ada satu caleg yang mendapat komplein atau tanggapan dari masyarakat. Dengan demikian, semua caleg harus ditetapkan dalam DCT oleh KPU TTU,” ungkapnya.  (amy)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button