Home / Sport / Handrianus Suni Diantar Kerabatnya ke Pemakaman Sainoni

Handrianus Suni Diantar Kerabatnya ke Pemakaman Sainoni

Bagikan Halaman ini

Share Button

Ary Suni

 

Moral-politik.com. Handirainus Suni, kontribotor Metro TV,  yang meninggal akibat kecelakaan 2 hari lalu, tadi siang tepat pukul 13.40 Wita diantar dari Kelurahan Sasi, Kefamenanu oleh keluarga dan kerabat-kerabat jurnalis di NTT ke kampung halamannya Desa Sainoni untuk dikuburkan di samping kubur ayahnya Paulinus Tnopo, yang meninggal 8 Juli 2011 lalu.

Sebagaimana disaksikan media ini, dalam acara pelepasan, keluarga menyerahkan peti jenazah kepada para wartawan. Kemudian diusung  sejumlah wartawan NTT menuju mobil ambulans dengan diwarnai  isak-tangis dari istri,  keluarga  melepas kepergian sang jurnalis Metro TV di TTU, Belu  dan Malaka.

Berapa menit kemudian, iring-ringan konfoi roda 2 dan orda 4 bersama ambulans yang membawa jenazah  menuju desa Sainoni, Kecamatan Bikomi Utara untuk kemudian dikuburakan di sana, kira-kira menempuh jarak 35-45 menit dari Kelurahan Sasi.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah insan pers di NTT terutama Kabupaten TTU dan Belu benar-benar merasa kehilangan seorang sahabat, Hadrianus Suni, contributor Metro TV yang bertugas di Atambua, Kefamenanu dan Soe. Mereka tak kuasa melihat kepergian sahabatnya sesama insan pencari berita. Isak tangis dan air mata dicurahkan untuk kepergian sahabat.

Kontributor TVRI Yulius Sikone, Kontributor TV One, Sefnat Bessi, KBR 68, Ochar Prasso, Kompas.com, Giran Bere, Surya Insaide, Yakbus Uskono dan sejumlah insane pers lainnya, Senin (8/7) di rumah duka mengungkapkan hal tersebut. “Ya, kita semua jurnalis di TTU dan Belu tentunya merasa sangat kehilangan seorang tokoh muda pers di TTU-Belu ini. Tiap hari kita selalu sama-sama baik di TTU maupun di Atambua,”  ungkap Yulisu Sikone.

Begitupun Kontributor Kompas.com, Giran Bere. “Semua  wartawan  di TTU dan Belu tentunya kaget mendengar kepergian Ary ini. Saya sendiri benar-benar merasa sangat kehilangan seorang kawan yang selalu sama-sama baik di TTU maupun di Atambua dalam melaksanakan tugas peliputan,”  ungkap Giran.

Baca Juga :  Rote : Inilah Keluhan Operator Penggilingan Padi Berjalan

Wartawan lainnya, Yakobus Uskono pun mengungkapkan hal serupa. Ako menjelaskan, sebagai seorang sahabat dia cukup mengenal baik jiwa dan semangat serta karater Ary dalam menjalankan tugas kewartawanan selama ini. Dia wartawan yang cukup berani, baik dan bersahabat. (amy)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button