Home / Pena_VJB / ICW, 5 Anggota DPR Asal NTT, FORMADDA dan FORMAPPI

ICW, 5 Anggota DPR Asal NTT, FORMADDA dan FORMAPPI

Bagikan Halaman ini

Share Button

1

 

 

Moral-politik.com. Pemberantasan korupsi di tanah air walaupun masih jauh dari yang diharapkan, namun tak bisa dipungkiri ada  sedikit peningkatan.

KPK yang tetap konsisten tanpa kenal lelah terus memburu para koruptor. Alhasil banyak pejabat birokrasi maupun anggota DPR terjerat dalam berbagai macam kasus.

Belakangan muncul lagi rilis yang dikeluarkan oleh ICW. Sontak saja menambah daftar hitam sepak terjang DPR, yang seharusnya menjalankan fungsi pengawasan terhadap pemerintah.

Disaat Lembaga KPK sedang gencar memburu para koruptor, DPR yang seharusnya juga menjadi pionir dalam pemberantasan korupsi, justru dipertanyakan komitmennya.

ICW merilis 36 nama anggota DPR yang diragukan komitmen pemberantasan korupsinya. Rilis ini membuat beberapa anggota DPR berang. Bahkan mereka mengatakan bahwa ICW ngawur dan tanpa dasar merilis nama-nama mereka.

“Apa yang dilakukan oleh ICW tidak berdasar,”  kata anggota DPR yang namanya masuk dalam daftar.

Menanggapi hal itu, peneliti hukum ICW mengatakan, kami merilis nama-nama itu berdasarkan beberapa faktor, antara lain nama-nama itu disebutkan dalam persidangan kasus-kasus korupsi. Hal lain yang juga menjadi indikator dirilisnya nama-nama itu adalah sanksi yang diberikan oleh Badan Kehormatan DPR, dan mendukung perubahan Undang-undang KPK yang disinyalir melemahkan peran KPK.

Dari ke-36 nama ini, yang menarik adalah anggota DPR Dapil NTT pun masuk dalam daftar itu, diantaranya Herman Hery, Melky Mekeng, Pius Lustrilanang, Setya Novanto, Charles Jonas Mesang.

Di tengah kemiskinan yang menghimpit masyarakat NTT karena berbagai persoalan negeri ini, termasuk korupsi, wakil rakyat asal NTT yang seharusnya memperjuangkan aspirasi rakyat, malah diragukan dalam mengemban tugas yang dipercayakan masyarakat NTT.

Menyikapai isu ini, FORMADDA NTT, sebuah organisasi yang sejak terbentuknya selalu menyuarakan pemberantasan korupsi pun bereaksi, sedang mempersiapkan kgiatan diskusi dengan menghadirkan nara sumber dari ICW dan FORMAPPI untuk mengkaji persoalan tersebut.

Baca Juga :  Ini Jeritan Hati Migran Hong Kong kepada Ibunda Megawati

Ketua Formadda NTT pun langsung menanggapi rilis dari ICW dengan membuat sebuah pernyataan keras, khususnya terhadap anggota DPR asal NTT. “Bikin malu saja. NTT kecil begitu, sudah miskin, para wakilnya malah masuk daftar hitam,” ucap Romo Kristo Tara, OFM.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh kader muda potensial asal NTT, Valens Daki Soo. Ia mengatakan, Azi dan kawan-kawan perlu sebarluaskan ini. Mereka boleh kaya-raya karena bisnis yang benar, jangan karena korupsi.   (Hendrik Hali)

 

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button