Home / Sport / Jab Bulan Polisikan Dosen Politeknik Negeri Kupang

Jab Bulan Polisikan Dosen Politeknik Negeri Kupang

Bagikan Halaman ini

Share Button

9

foto: ilustrasi

 

Moral-politik.com. Silman Sarif, seorang dosen Politeknik Negeri Kupang (PNK), harus berurusan dengan aparat kepolisian Polres Kupang Kota, karena dilaporkan telah melakukan tindak pidana perbuatan tidak menyenangkan dan upaya penganiayaan oleh rekannya sendiri, Jap Bulan.

Jab Bulan yang juga warga jalan David Tobo, RT 31/RW 08 Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, melaporkan kasus ini di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolres Kupang Kota, Kamis (04/07), di mana dalam keterangannya mengaku, Silman yang diketahui tinggal di perumahan dinas PNK di RSS Oesapa itu telah menganiayanya.

Dalam keterangan Jab Bulan yang diterima petugas Bayanmas, Brigpol Jadi Iwan Sinaga mengaku, kasus itu terjadi di areal parkir PNK, Senin (01/07) lalu sekitar pukul 07.30 Wita, di mana bermula saat ia yang sedang bercerita dengan teman-temannya di tempat kejadian perkara (TKP), tiba-tiba datang Silman yang langsung menyerangnya dengan pukulan dan tendangan.

Menurut Jab, sebelumnya Silman yang datang ke TKP dengan mengendarai sepeda motor, ketika sampai dan memarkir sepeda motor, langsung mengarahkan pukulan ke arah wajahnya, namun dirinya sempat mengelak.

Tak berhenti disitu, Jab mengaku Silman kembali menendangnya pada bagian pinggang, namun ia berhasil menangkap kaki terlapor. Untung, ada teman-temannya di TKP yang langsung berusaha melerai dan menahan aksi Silman.

Beberapa saat kemudian, urai Jab lagi, Silman yang diduga merasa tidak puas, kembali membuka jaket dan helm lalu mengajaknya berkelahi di luar areal kampus sambil berteriak-teriak dan mengeluarkan kata-kata makian.

Kapolres Kupang Kota, AKBP Tito Basuki Priyanto yang dikonfirmasi melalui Kasubag Humas, Iptu Januarius Mau, Selasa (09/07) membenarkan adanya laporan kasus tersebut. Menurutnya, hingga saat ini pihaknya melalui penyidik Satreskrim masih melakukan penyelidikan dengan mendalami keterangan korban dan selanjutnya segera diagendakan memanggil terlapor untuk dimintai keterangan terkait laporan tersebut. (Ale)

Baca Juga :  Baru Lima Caleg Pindah Partai yang dapat Rekomendasi

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button