Home / Sport / Jaksa Jamin Penanganan Bansos Cepat Tuntas

Jaksa Jamin Penanganan Bansos Cepat Tuntas

Bagikan Halaman ini

Share Button

kejari baa

Moral-politik.com.  Dua tahun telah berlalu, penanganan kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial di lingkup Pemerintah Kabupaten Rote Ndao Tahun 2011 senilai Rp. 123,5 juta belum juga tuntas. Kasus ini sudah ditangani Kepolisian Rote Ndao dan diduga melibatkan Bupati Rote Ndao, Drs.Leonard Haning, MM.

Kepala Kejaksaan Negeri Ba’a, I Gde Ngurah Seriada, SH, MH  mengatakan, pihaknya masih menunggu penyerahan berkas tahap pertama dari Polres Rote Ndao. Menurutnya, sejak penyidik Polres Rote Ndao menyerahkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyelidikan (SPDP) Maret tahun 2012 lalu, hingga saat ini belum menyerahkan berkas tahap pertama dari Polres Rote Ndao.

“SPDP kasus bansos sudah masuk dari tahun yang lalu atas nama Bendahara. Sampai saat ini kami masih menunggu penyerahan berkas tahap pertama dari Polres,”ungkapnya.

Disinggung soal proses yang cukup berlamaan pasca penyerahan SPDP, dia hanya meminta wartawan untuk menanyakan hal itu ke Polres Rote Ndao alasan penyelidikan kasus itu tak alami peningkatan.

“Kalau kami tangani perkara prinsipnya lebih cepat lebih baik. Tetapi kalau berkaitan dengan Bansos kan Polisi yang tangani jadi wartawan tanyakan saja ke sana. Kami hanya menunggu saja,”tegasnya.

Secara terpisah, mantan Kepala Desa Boni, Kecamatan Rote Barat Laut, Adrianus Beremau menilai, lambannya penanganan kasus dugaan korupsi tersebut diduga kuat, Polres Rote Ndao di bawah kepemimpinan Kapolres Rote Ndao,  AKBP. Drs.Hidayat sengaja mendiamkan kasus itu.

“Penanganan kasus ini menunjukan Polres Rote Ndao sengaja mendiamkan kasusnya dan memberikan perlindungan terhadap pelaku. Semestinya Polisi tidak melakukan  pembiaran,” katanya.

Pada hal kata dia, bukti-bukti yang berkaitan dengan keterlibatan Bupati Haning cukup jelas. Bahkan kata dia, dalam persidangan di gedung DPRD Kabupaten Rote Ndao beberapa waktu lalu Bupati Haning mengaku soal aliran dana itu.

Baca Juga :  Jembatan Oebelo TTS ‘makan’ korban

“Bukti apalagi yang kurang. Penanganan yang berjalan ditempat seperti ini maka penyidik dan Pak.Kapolres patut diduga sedang bermain mata dengan pelakunya sehingga kasus ini didiamkan,”katanya.

Dia mendesak pihak Kepolisian di Polres Rote Ndao segera memeriksa dan menangkap Bupati Rote Ndao, Drs.Leonard Haning, MM dalam kasus itu. Sebab menurut dia, berdasarkan pemberitaan media masa maupun keterangan mantan Kasat Reskrim Polres Rote Ndao, Iptu.Faisal Fatsey yang dilansirkan sejumlah media masa terungkap kuat dugaan Bupati Haning terlibat dalam kasus tersebut.

Sebelumnya Kapolres Rote Ndao, AKBP.Drs.Hidayat   mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Nusa Tenggara Timur atas kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial di lingkup Pemerintah Kabupaten Rote Ndao Tahun Anggaran 2011 lalu senilai Rp123,5 juta.

“Ada tiga kasus dugaan korupsi yang terjadi tahun 2012 lalu saat ini masih dalam proses audit di BPKP NTT yakni kasus Bansos, embung dan satu lagi kasus lainnya tetapi saya lupa,”kata Hidayat.

Khusus dugaan korupsi dana Bansos lanjut Hidayat, pihaknya telah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi-saksi terkait yang diduga mengetahui aliran dana tersebut. “Sementara dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi,”kata Hidayat.  (lima)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button