Home / Sport / Jaksa Tuntut Mantan Bendahara ESDM Lembata 4 Tahun Penjara

Jaksa Tuntut Mantan Bendahara ESDM Lembata 4 Tahun Penjara

Bagikan Halaman ini

Share Button

23

 

Moral-politik.com. Mantan bendahara pengeluaraan Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Lembata, Hendrikus Pati dituntut empat tahun penjara karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi penyalagunaan dana Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk operasional PLTD.

Hal ini terungkap dalam sidang yang digelar di PN Tipikor Kupang, dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Khairuludin, Kamis lalu.

Menurut jaksa penuntut umum (JPU) IGN Agung Puger, terdakwa Hendrik Pati terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut sebagaimana yang diatur dalam Pasal 2 Ayat 1 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Selain dituntut empat tahun penjara, terdakwa juga dikenakan pidana denda sebesar Rp 200 juta subsider 3 bulan penjara dan menetapkan barang bukti berupa uang dirampas untuk negara sebagai uang pengganti kerugian negara.

Dalam tuntutan disebutkan bahwa terdakwa berperan sebagai bendahara pengeluaran Dinas ESDM Lembata Tahun Anggaran 2010 dan pada tahun anggaran tersebut, ada dana operasional BBM Solar yang di dalamnya ada kegiatan pemberian dana solar untuk delapan PLTD.

Namun  terdakwa memanfaatkan dana tersebut untuk mencari keuntungan pribadi. Dana tersebut  seharusnya untuk membeli BBM Solar, tetapi  tidak  disalurkan seluruhnya ke delapan PLTD yang ada di Kabupaten Lembata. Hal ini menyebabkan operasionalisasi delapan PLTD  tidak berjalan. (Ale)

 

 

 

 

 

Baca Juga :  Terdakwa kasus PLTS dituntut 4 tahun penjara

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button