Home / Pena_VJB / Janda 5 Anak Menangis Sedih Kala Kiosnya Dibongkar

Janda 5 Anak Menangis Sedih Kala Kiosnya Dibongkar

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kios (1)23

 

Moral-politik.com. Rade Pau, janda lima orang anak ini menangis saat Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang memerintahkan membongkar kios-kios kecil miliknya di RT 05, RW 03 Kelurahan Tode Kiser, Senin (1/7) sekitar pukul 09.00 Wita.

Rade menangisi kios kecil miliknya itu, karena dirinya sudah  hidup dan berhasil menyekolahkan anak-anaknya hingga tamat; sejak 30 tahun lalu. Rade sangat kecewa dengan sikap Pemkot Kupang yang memerintah dirinya untuk membongkar kios miliknya itu.

Rade ketika ditemui wartawan, Senin (1/7) mengaku sangat kecewa dengan sikap Pemkot Kupang, yang telah memerintah untuk membongkar kios kecil tersebut. Dengan air mata bercucuran Rade terpaksa membongkar kios kecil miliknya di depan Bank BNI.

“Saya sangat kecewa dengan sikap Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang yang perintah kami untuk bongkar kios kecil kami, yang sudah 30 tahun kami hidup dari kios ini, sampai anak-anak saya tamat sekolah,” keluhnya, sedih sekali.

Dia mengatakan, alasan Pemkot Kupang memerintahkan dirinya untuk membongkar kios kecilnya itu, karena akan diadakan Sail Komodo pada 29 Juli 2013 mendatang. Oleh karena itu, pagar yang berdiri tepat di belakang kios miliknya akan direnovasi sehingga Pemkot perintahkan untuk membongkar kios.

Menurut dia, Pemkot Kupang telah membohongi warga Kota Kupang yang nota benenya adalah rakyat kecil dan hidup tidak mampu. Karena sebelumnya Walikota Kupang Jonas Salean saat berkampanye mengatakan bahwa dirinya jika terpilih menjadi Walikota Kupang yang baru, tidak akan membongkar kios mereka. Namun kenyataannya jauh berbeda dengan janji-janjinya.

“Saat kampanye Jonas Salean bilang jika terpilih dirinya tidak akan bongkar kios kami, tapi apa janjinya hanya manis belaka, akhirnya Jonas suruh bongkar. Saya sangat menyesal,” katanya, kesal.

Baca Juga :  Wanita Ini Dukung JK Jadi Duta Pembangunan Kawasan Perbatasan

Dia berharap Pemkot Kupang mengambil salah satu sikap positif dengan melakukan ganti rugi terhadap kios mereka. Karena dirinya sudah hidup selama 30 tahun dan berhasil menyekolahkan anak-anaknya hingga tamat sekolah. (richo)

 

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button