Home / Sport / Jarak Pelayanan Pengaruhi Kepemilikan Akta Kelahiran

Jarak Pelayanan Pengaruhi Kepemilikan Akta Kelahiran

Bagikan Halaman ini

Share Button

peserta dialog radio

 

Moral-politik.com. Sejumlah pengurus Karang Taruna (KT) di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) menilai, jarak pelayanan pengurusan akta yang selama ini hanya berpusat di kabupaten sangat mempengaruhi kepemilikan akta bagi anak di kabupaten ini.

Pengurus KT Oepuah Utara,  Kecamatan Biboki Moenleu, Ida Uskono, Pengurus KT Desa Baas, Kecamatan Bikomi Utara, Yani Mamo dan Pengurus KT Desa Tes Antonius Kefi mengungkapkan hal tersebut dalam dialog interaktif yang digelar di RSPD TTU, tadi sore.

Menurut Ida Uskono, jarak yang cukup jauh, misalnya warga di Kecamatan Biboki Moenlu yang cukup jauh tentunya sangat membutuhkan biaya yang besar.

“Satu kali kita ke Kefa sini, kita membutuhkan biaya ojek dan makan setidaknya 1000 ribu. Untuk mendapatkan 1 akta saja kita butuh beberapa kali datang di Kefa. Itu berarti cukup besar biayanya, padahal biaya cetak akta kelahiran sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Bupati Nomor 3 tahun 2013  bisa dijangkau oleh masyarakat,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, hal ini mengakibatkan  sebagaian besar anak di TTU tidak memiliki akta kelahiran.

Begitu pun Antonius Kefi dan Yani Mamo dari Kecamatan Bikomi Utara berpendapat yangsama.

Faktor jarak juga ikut mengkibatkan kepemilikan akta kelahiran bagi anak TTU menjadi rendah. Selain itu juga faktor pemahaman dan kesadaran orangtua yang masih amat terbatas,“ sambung mereka.

Karena itu, mereka mengharapkan kepada pemerintah kabupaten untuk mendekatkan pelayanan pencatatan kelahiran di tingkat kecamatan, sehingga memudahkan masyarakat untuk mengurus Akta Kelahiran bagi setiap kelahiran. (amy)

 

 

Baca Juga :  TPS Dibongkar, Warga Naikoten II Bingung Buang Sampah

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button